🌻Arnaska 55🌻

33K 3K 90
                                        

MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG
BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️

》》》》》》》》《《《《《《《《《

"Kamu beneran mau tinggalin aku sendiri" Raska sudah melepaskan pelukan nya.

Pria itu menidurkan kepala nya di sisi ranjang dengan tangan Natta sebagai bantal. Berfikir rencana bunuh diri apa yang akan ia lakukan saat Natta benar benar pergi nanti.

Atau, Apa kah Raska harus membawa Natta ke teman nya yang ber profesi sebagai ilmuwan. Raska tidak bisa percaya pada Dokter mereka tidak bisa melakukan apa pun untuk istri nya.

Raska masih menangis, ia lelah melakukan semua nya sendiri dia ingin Natta segera bangun dan kembali bersama nya.

Deero mengambil alih tubuh Raska, dia muak dengan keadaan yang terus seperti ini. Deero menghapus air mata yang ada di pipi nya. Dia memandang datar istri nya, apakah Natta menyerah dan memilih meninggalkan nya?

Ini pertama kali nya Deero keluar setelah 3 bulan terus berada di dalam sana, Deero tidak bisa lagi menangis dia marah pada Natta.

Janji itu harus di tepati dan sekarang Deero ingin Natta menepati janji nya.

Deero menatap Natta marah, dia jarang sekali mengeluarkan emosi nya jika bersama istri nya tapi sekarang? Dia tidak bisa lagi menahan nya.

Deero memegang bahu Natta bersiap mengeluarkan amarah nya, dia sudah menahan Al dan Raska agar tidak keluar.

"BANGUN NATTA!" Deero berteriak di depan wajah Natta memegang erat bahu wanita itu.

"JANGAN TINGGALIN AKU!!" Deero tidak memperdulikan jika suara nya akan menganggu yang lain.

"Aahhhkkk!!" Deero baru saja menjatuhkan tiang infus.

Nafas nya tidak beraturan, emosi yang ia tahan beberapa bulan ini meledak begitu saja. Terlalu muak dengan keadaan yang tidak berubah, Dokter itu selalu mengatakan jika dia akan melakukan yang terbaik untuk istri nya tapi apa sampai saat ini Natta tidak sadar kan diri.

BUGH.

Deero memukul dinding yang tepat berada di atas kepala ranjang Natta. Monitor pendeteksi kehidupan berbunyi nyaring.

Tidak lama kemudian para perawat dan Dokter masuk, beberapa perawat menarik Deero untuk segera keluar secara paksa. Pria itu baru saja membuat kegaduhan di dalam rumah sakit.

"Lepasin gue Anjing!" Deero berteriak dengan tubuh yang tidak berhenti memberontak.

"Kalo sampe istri gue mati. Lo semua gue bunuh!" Deero berteriak kencang sebelum pintu kamar rawat Natta kembali tertutup.

"Ahkkk bangsat!" Lagi lagi Deero memukul dinding rumah sakit.

Pengawal nya tidak berani mendekati Deero, pria itu terlihat seperti orang kesurupan.

ARNASKA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang