🌻Arnaska 40🌻

57.8K 4.8K 298
                                        

MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️

》》》》》》》》《《《《《《《《《

Pagi ini Natta dan Raska bangun terburu karena mendapat kabar Dito dan teman teman yang sudah berada di bandara. Secepat kilat pasutri itu bersiap dan langsung berangkat ke tempat tujuan.

Raska mengendarai mobil dengan kecepatan penuh menyelip setiap kendaran yang berda di depan nya agar cepat sampai ke sana.

Perjalan yang harusnya di tempuh dalam waktu satu setengah jam menjadi setengah jam saja oleh Raska.

Pria itu cepat turun di susul oleh Natta. Raska menarik tangan Natta dan membawa nya berlari ke dalam bandara.

"Hah.. hah.. kenapahh mendadak sihh" masih dengan nafas yang belum stabil Natta bertanya pada teman teman nya.

"Tau tuh Dito"

"Sorry gue kasih tau kalian mendadak" Dito merasa tidak enak pada teman teman nya.

"Sini duduk Nat" Salsa menggeser tubuh nya sedikit agar tempat di samping nya cukup untuk Natta.

"Lo berangkat jam berapa" tanya Raska.

"Nanti jam 8"

"Berarti kurang dari tiga puluh menit lagi"

"Iya"

Dito merasa ada yang kurang. Keysa tidak datang untuk sekedar mengantar nya ke bandara padahal hari ini hari terakhirnya berada di negara ini, mungkin ia akan kembali, tapi itu beberapa tahun lagi.

Pengumuman keberangkatan ke Belanda sudah terdengar Dito dan teman teman nya sudah mulai berdiri dan bangkit mengantar Dito. Dito melihat ke arah belakang masih berharap Keysa datang.

"Hati hati di sana" walaupun Tasya sering di buat kesal oleh Dito tetap saja dia menyayangi sepupu nya ini.

Tasya memeluk kakak sepupu nya mereka akan bertemu kembali setelah beberapa tahun.

"Lo jagain adek gue" pesan Dito pada Reza.

"Iya tenang aja"

"Gue pamit ya"

Dito mulai berjalan menjauh dari teman teman nya. Mereka semua melambaikan tangan pada Dito.

"Woi anak nya Janah" dari kejauhan terdengar suara seorang gadis yang berteriak.

Mendengar nama ibu nya di panggil sontak Dito menengok ke sumber suara. Dengan sekuat tenaga Keysa berlari cepat ke arah Dito dan langsung memeluk nya.

Dito yang mendapat serangan mendadak hampir saja terjungkal ke belakang untuk nya ia dapat menahan bobot tubuh Keysa. Dito membalas pelukan Keysa rasa senang yang membuang di hati nya yang sekarang ingin meledak, pujaan hati yang ia perjuangkan ber bulan bulan lama nya memeluk nya dengan erat.

ARNASKA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang