(Belum di revisi)
Apa yang kalian pikirkan tentang Rumah
sakit jiwa mungkin kalian pikir itu adalah tempat penampungan orang gila? Iya itu benar aku gak nyalahin kok pemikiran kalian tentang rumah sakit jiwa tapi gak semua orang yang ada di rumah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️
》》》》》》》》《《《《《《《《《
Sudah hari ke tujuh setelah Natta pulang dari rumah sakit, kini wanita itu di sibuk kan dengan ke dua anak nya. Natta merawat mereka sepenuh hati, perlahan lahan Natta bisa menerima keadaan Derka yang terlahir dengan kekurangan. Natta tidak memikirkan itu lagi sekarang yang terpenting ke dua anak nya sehat, lagi pula di masa depan anak nya bisa menjalankan operasi.
Al yang mengatakan pada nya jika pria itu akan melakukan segala cara agar anak nya bisa mendengar layak nya orang normal.
Hari ini mereka akan pulang ke rumah mereka yang sebenarnya, benar hari ini Natta dan Raska akan kembali ke indonesia tanpa memberitahu Rania dan teman teman nya, dia ingin memberi sedikit kejutan untuk mereka.
"Wangi nya anak bunda" Natta mencium satu persatu anak nya, yang sudah tapi dan siap untuk segera pergi.
Barang barang Natta seperti biasa sudah lebih dulu di bawa oleh para pengawal. Sekarang Natta hanya menunggu Raska yang masih berada di dalam kamar mandi.
"Sayang baju aku dimana" Raska yang baru saja keluar dari kamar mandi berteriak.
"Di atas kasur, masa kamu gak liat" kini Natta berada di depan meja rias dan menyisir rambut nya.
"Aku udah pake make up Raska" Natta mencoba menjauh dari Raska yang sekarang mencium pipi nya terus menerus. Pria itu tidak langusng mengenakan pakaian nya yang sudah Natta persiapkan dia malah berjalan mendekati istri nya.
"Gak papa" Raska melanjutkan kegiatan menciumi pipi Natta berulangkali dia juga menggesekan pipi nya dengan pipi Natta.
"Udah sana" Natta mendorong suami nya untuk menjauh, make up nya berantakan karena Raska.
Untuk nya Natta hanya memakai make up tipis, ia hanya perlu menambahkan bedak yang terhapus karena Raska.
Raska dan Natta akan pulang ke indonesia menggunkan jet pribadi milik Raska. Natta sendiri tidak tahu jika suami nya memiliki Jetpribadi.
Natta sudah siap jalan menuju mobil dengan Dirka di gendongan nya, sedangkan Derka bayi yang satu ini di gendong ayah nya.
Mobil yang akan Mengantar mereka ke bandara kali ini menggunkan supir. Kasihan jika nanti Raska yang menyetir sendiri dan Natta menggendong kedua anak mereka.
Raska dan Natta duduk di bangku penumpang, anak mereka tertidur pulas setelah tadi Mandi. Natta sudah memberi mereka berdua asi sebelum si kembar Mandi.
Karena ada beberapa jalan yang rusak mobil yang di tumpangi Raska terguncang cukup keras hal itu membuat Dirka menangis karena terkejut.
"Maaf tuan" Supir yang berada di depan takut setengah mati melihat tatapan mematikan dari tuan nya.