🌻Arnaska 18🌻

100K 8.2K 121
                                        

MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️

》》》》》》》》《《《《《《《《《

Natta terbangun di pagi hari dan melihat jari nya yang masih di hisap oleh Deero, Natta mencoba menarik nya secara perlahan agar Deero tidak terbangun dari tidur nya tapi itu terlambat saat jari Natta berhasil keluar dari mulut Deero saat itu juga kedua mata lelaki itu terbuka.

"Hehe udah pagi udah ya mending mandi" Natta tersenyum seperti orang bodoh di hadapan Deero.

Natta bangkit dari tidurnya dan langsung berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri.

Natta keluar dengan pakaian yang berbeda. "Kamu mandi sana" Natta menyuruh Deero untuk membersihkan dirinya agar mereka segera turun kebawah dan sarapan.

Natta lupa jika hanya dirinya lah yang tau keberadaan Deero bagaimana jika ia ketahuan membawa kabur Deero dari gedung tua itu, Apa Rania akan marah padanya. Atau lebih buruk dari itu. Memikirkan nya saja sudah membuat Natta takut.

"Gak papa Natta lo pasti bisa lo cuma harus ngomong jujur ke mama Rania" Natta terus bergumam menyemangati dirinya.

Kali ini Deero sudah berpakaian saat keluar dari kamar mandi tidak seperti kemarin. Deero menghampiri Natta yang sedang duduk di pinggir kasur sambil memainkan ponselnya.

Natta menengok kearah kanan ternyata Deero sudah selesai, lelaki itu terus diam tapi mata nya mengawasi semua gerak gerik Natta.

Natta menarik tangan Deero agar mengikuti nya untuk turun ke bawah, sampai lantai bawah tepat nya di meja makan Natta melihat Rania yang sedang duduk dan mempersiapkan roti selai untuk nya.

"Natta kamu udah bangun sini nak sarapan dulu" Rania berucap tapi fokus nya masih pada roti tawar yang ia olesi dengan selai strawberry.

"Ma" Natta memanggil Rania ragu takut takut saat Rania melihat Deero bersama nya Rania akan marah.

Rania mengangkat kepalanya dan melihat Natta bersama anak nya, Rania sangat terkejut bukan kah anaknya berada di gedung tua itu mengapa sekarang ada disini.

"Natta sini, kamu jangan mendekat, jangan sakit putri saya" Rania menarik tangan Natta yang semula di genggam Deero menjadi terlepas Rania menyembunyikan tubuh Natta di belakang nya bermaksud untuk melindungi Natta dari pria asing yang kemarin menyakiti putri nya sampai masuk rumah sakit.

"Ma aku gak papa, dia juga gak sejahat yang mama pikirin dia baik kok ma" Natta mencoba membuat Rania percaya padanya jika Deero baik, Deero sudah tidak melukai nya lagi.

"Enggak Natta dia orang jahat kamu jangan deket deket sama dia" walaupun Raska anak kandung nya tapi Rania lebih menyayangi Natta, Natta lah gadis yang mau berkorban demi anak nya Natta juga yang rela dalam bahaya demi anak nya.

ARNASKA (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang