48. Married [awal kehancuran]
Happy reading!
*****
Eva melepas pelukannya, dengan menghapus air mata yang sudah jatuh dari pelupuk matanya.
"Lo itu kemana aja sih?! Gue itu udah cari cari Lo setahun ini lho, bahkan lebih. Gue hampir kaya orang gila!" Omel Eva lagi, seakan belum puas dengan ucapan nya tadi.
Eline terkekeh ringan, "ya udah maafin gue kalau gitu."
"Lo malah ketawa?!" Seru Eva melotot, sontak membuat mereka yang ada disana terkekeh.
"Udah Va, jangan bikin Eline jadi pengen ngilang lagi." Putri segera menghentikan gadis itu sebelum semakin parah.
Gale menghentikan tawanya, dengan menatap haru ke arah mereka. Memang ya, kalau sahabat sejati itu tak akan mudah terpisah.
Lain dengan Ali yang memperhatikan Rizka, celingak celinguk sedari tadi.
"Lo ngapain?" Ali bertanya dengan nada pelan.
"Gue cari minum, gak ada? Haus banget nih gue." Pernyataan Rizka sontak membuat yang mendengar tertawa.
"Ada ada kok, Lo gak akan mati kehausan disini. Btw kalian udah makan? Kalau belum sekalian aja." Eline bertanya sekaligus menawarkan.
"Ga usah repot repot gitu, mau kok." Sahut Rizka.
"Halah Lo mah semua aja mau!" Cubit Putri yang ada disebelah Rizka.
"Ya gue emang mau, kalau Lo gamau ya udah sana pergi."
"Udah udah, mending kalian duduk disini. Terserah mau ngapain kek, anggap aja rumah sendiri." Eline berujar dengan santai.
"Ini rumah Gale lho, kok Lo yang ngomong gitu?" Ali mengomentari.
Eline mengangkat satu alisnya, lalu menoleh ke arah Gale sambil tersenyum.
"Kamu keberatan aku ngomong kaya gitu?" Tanya Eline pada Gale.
Gale tentunya menggeleng, "terserah kamu."
"Nah, Gale aja gak keberatan."
Percakapan keduanya membuat mereka seketika terdiam, jelas mereka menggunakan 'aku-kamu' bukan 'lo-gue' seperti biasanya.
"Bentar bentar, kalian pacaran? Kok bisa pake 'aku-kamu' gitu." Eva bertanya untuk menjawab rasa penasaran nya.
Gale lantas mendekat ke Eline, dia memegang pundak gadis itu. "Lebih dari itu."
Pernyataan Gale itu membuat mereka semakin bingung.
Gale menoleh dulu ke Eline, begitu juga sebaliknya. "Kami berdua sudah tunangan, besok kita nikah."
"HAH?!"
*****
Nessa mengambil minyak kayu putih yang ada di atas nakas, kemudian di oles kan ke pelipisnya yang terasa pening.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eveline [END]
RomanceTHE 2ND STORY : CHAPTER ONE 'EVELINE' NEW ADULT kisah cinta antara Eveline Merlia Velline, si Ratu kampus. Dan juga Alvaro Galendra seorang cowo cool. Gale tak pernah menyangka, dia bisa menjadi sangat bucin pada seorang cewe. Yaitu si Ratu Kampus...
![Eveline [END]](https://img.wattpad.com/cover/258932724-64-k893872.jpg)