Happy reading
*****
Setelah selesai kelas, Eva duduk dikantin sambil menunggu Putri dan juga Rizka dari toilet.
Tak lama, mereka kembali lagi ke kantin.
"Eh Eva, Lo tau ga kalau ada sesuatu sama Nessa?" Rizka berujar.
"Ada apa emang?" Tanya Eva menanggapi.
"Tadi gue sama Putri, lihat dia jalan nya tertatih masa, kaya nya dia habis main sama om om deh." Rizka berujar dengan geleng geleng kepala.
"Oh itu, ya udah sih biarin aja. Bukan urusan kita toh." Tanggap Eva.
"Bener sih, tapi kek dia tuh bener bener rupanya kaya gitu," ujar Rizka.
"Tapi pas kita tanya, dia kaya gak ngaku gitu, terus wajahnya kelihatan marah juga. Kalau dia bener bener ngelakuin hal itu, keknya dia bakalan malu, kalau ga, ga bakalan marah kek gitu." Putri berujar, dia heran sendiri jadinya.
Eva hanya mengangguk angguk saja, sedangkan Rizka ikut berfikir mengenai teori ini.
"Jangan jangan dia udah hamil." Duga Rizka.
"Hush, kalian ngomong apa sih? Jangan suudzon gitu, ga boleh." Nasihat Eva, mendengar keduanya semakin ngadi Ngadi bicaranya.
"Ye ye." Rizka pun menghentikan bicaranya, dia mengedarkan pandangannya ke seluruh kantin.
Sorot mata Rizka tertuju pada dua orang cowo yang berjalan, menjauh dari area kantin.
"Eh eh, lihat deh itu, Nino sama Ali kok tumben jalannya cuma berdua ya? Si Gale kemana coba." Rizka memberitahu dengan dahi yang menyerit.
Eva memejamkan matanya lelah, Rizka ini apa apa selalu di jadikan bahan untuk menggibah. Eva sendiri heran.
"Lo kan satu fakultas sama mereka, emang Lo tadi lihat ga?" Tanya Putri.
"Engga, gue gak lihat tuh batang hidung bocah. Nah gue cuma lihat Nino sama Ali tanpa bos mereka. Kemana coba si Gale itu." Bingung Rizka.
"Mungkin lagi ke toilet." Kata Eva.
Eva menggeleng, "enggak mungkin. Masa sampe gak ngikut kelas."
"Nih ya, Gale tuh gak masuk kelas pas hari hari spesial gitu. Tapi gue gak tau ya, itu hanya rumor aja sih."Rizka menjelaskan.
"Mungkin ini juga hari spesial nya Gale," ujar Putri.
"Emang hari apaan? Orang biasanya Gale masuk kelas hari ini. Tapi anehnya dia gak masuk hari ini." Rizka menopang dagunya berfikir.
"Kalau gitu, mungkin hari ini Gale bikin hari spesial nya sendiri." Kata Putri.
Rizka berfikir sejenak, "mungkin, tapi gak mungkin juga. Emang hari spesial apaan?"
"Lo pikir gue bokapnya? Ya mana gue taulah," ujar Putri.
"Iya juga ya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Eveline [END]
RomanceTHE 2ND STORY : CHAPTER ONE 'EVELINE' NEW ADULT kisah cinta antara Eveline Merlia Velline, si Ratu kampus. Dan juga Alvaro Galendra seorang cowo cool. Gale tak pernah menyangka, dia bisa menjadi sangat bucin pada seorang cewe. Yaitu si Ratu Kampus...
![Eveline [END]](https://img.wattpad.com/cover/258932724-64-k893872.jpg)