45 : Hadiah Ulang Tahun [M]

2.6K 194 27
                                        

Mature content! Parah banget. Kalau nggak suka, atau jijik silahkan skip!!

•••

Hujan mengguyur deras langit yang sudah legam menghitam. Guyuran itu disertai dengan hembusan angin yang sangat kencang, menyapu rintik-rintik air agar mengenai seluruh bagian.

Beruntungnya Jungwon sempat meloloskan diri sebelum diterjang habis oleh hujan. Bajunya basah, tapi tidak terlalu parah. Dia berjalan mengendap-endap melewati ruang tamu sampai ruang keluarga.

Matanya awas mengintai segala sudut, takut-takut jika Jay memergokinya pulang larut malam. Suasananya sangat sepi dan dingin, pasti semua penghuninya telah tertidur.

Tap.. Tap..

Kriett..

Jungwon membeku, dia menahan nafas dan berdiam diri di tempatnya berpijak. Untuk menoleh rasanya sangat berat, bagaimana jika itu Jay?

"Den?"

Begitu mendengar suara perempuan, Jungwon langsung menghembuskan nafasnya lega. Dia berbalik dan menemukan Bi Astri yang tengah menatapnya dengan setelan baju tidur yang melekat di tubuhnya.

"Baru pulang, Den?"

"Iya, Bi. Kak Jay udah tidur belum, ya?"

Bi Astri melihat pekaian Jungwon yang agak basah. "Kehujanan, Den? Ayo ganti baju dulu."

Jungwon menggeleng, bajunya hanya basah sedikit karena menerobos dari pagar. "Kak Jay udah tidur?"

"Kayaknya udah sih, Den."

Baguslah kalau begitu, setidaknya Jungwon bisa menyiapkan jawaban lebih dulu jika ditanya mengenai kemana dia pergi seharian ini.

"Den Jungwon nggak lupa kalau hari ini ulang tahun Tuan Jay, 'kan?"

"Tadinya." Jungwon putuskan bicara jujur pada pembantunya ini. "Sekarang Jungwon udah ingat, tapi gimana cara rayainnya?"

Bi Astri tampaknya sudah menduga jawaban itu akan keluar dari mulut Jungwon. Sedikit banyak pun dia mulai menyimpulkan jika pernikahan ini belum dilandasi oleh perasaan cinta dari kedua belah pihak.

"Bibi tadi udah beli kue ulang tahun. Sekarang kuenya ada di kulkas yang ada di kamar Bibi."

Setelah mengucapkan hal itu, Bi Astri kembali ke kamarnya untuk mengambil kue yang dimaksudkan. Dia memberikan itu pada Jungwon.

"Den Jungwon yang kasih kuenya, supaya Tuan Jay lebih bahagia di hari ulang tahunnya ke-30."

Jungwon mengangguk, dia mengambil kue itu, dan Bi Astri pun menyalakan sumbu dua buah lilin bertuliskan angka 30 yang ada di atasnya. Jungwon menatap Bi Astri dengan tatapan tertolong.

"Terimakasih, Bi."

•••

Jungwon mengguncang pelan bahu Jay yang sedang tertidur. Perlu beberapa kali sebelum Jay mengerjapkan matanya sambil memandang sekitar.

"Happy birthday to you, happy birthday to you~"

Jay tersenyum tipis dan mendudukkan tubuhnya, lalu bersandar pada kepala ranjang. Dia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul satu malam, dia pun baru saja teringat kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya.

"Happy birthday Kak Jay.. Happy birthday to you~"

Jungwon menarik simpul senyuman lebar dan menyodorkan kue itu tepat di hadapan Jay. Lelaki itu tidak berbicara sepatah kata apapun, dan malah sibuk memandangi wajah Jungwon.

Lengkara ; Jaywon (✓) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang