"Tak kenal maka tak sayang"
Jadi cuss baca biar kita kenalan nanti lama kelamaan jadi sayang💘
⚠️MURNI PEMIKIRAN AUTHOR ⚠️
FOLLOW SEBELUM MEMBACA!
❌PLAGIAT HARAP JAUH JAUH DARI SINI❌
Cerita tentang, Adriel Galaksi Raden Maheswara, sang badboy di SM...
⚠️KALAU ADA KESAMAAN TOKOH, NAMA, MAUPUN TEMPAT, ITU SAMA SEKALI NGGAK DISENGAJA. CERITA INI MURNI PIKIRAN SAYA. KALA NGGAK SUKA SILAHKAN DI SKIP⚠️
⚠️PLAGIAT SILAHKAN MENJAUH!⚠️
Jangan lupa Vote dan juga komen💘
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
☆☆☆
Pagi ini Adriel, Rean, dan juga Gia sedang sarapan bersama.
"Riel, kamu jemput Valen ya, di rumahnya. Kalian berangkat bareng. Terus kalau pulang barengan juga! Bunda tunggu kalian di butik Tante Syifa. Kamu harus fitting baju hari ini" Ucap Gia kepada sang anak.
Adriel mengangguk singkat menanggapi ucapan Bunda nya.
"Riel. Kamu beneran yakin sama pernikahan ini?" Tanya Rean menatap Adriel. Lagi lagi Adriel mengangguk sebagai jawaban. "Iya."
Gia sudah selesai makan dan membersihkan tangan nya. Ia berjalan menghampiri sang anak yang masih makan. Kemudian ia duduk di sebelah anak nya dan mengelus sayang rambut Adriel.
"Kamu boleh menolak saat ini juga kalau kamu belum siap. Bunda sama Ayah tidak terlalu memaksa kamu untuk menerima perjodohan ini." Ujar nya.
Adriel menggeleng kemudian berujar "Riel udah siap kok." Gia tersenyum tipis mendengar jawaban anak nya.
Adriel bangkin dari duduk nya lalu menyambar tas nya di atas meja. "Adriel berangkat dulu. Assalamualaikum." Pamit Adriel kemudian berjalan keluar dari Ruangan makan setelah menyalami orang tuanya. "Waalakumsalam" jawab keduanya.
"ADRIEL JANGAN BOLOS SAYANG!" Teriak sang Bunda yang langsung di balas Adriel. "GAK JANJI BUND"
Gia dan juga Rean sontak saja menggeleng kan kepalanya mendengar jawaban sang anak. "Anak kamu tuh" Ucap Gia kepada Rean.
"Anak kamu juga" balasnya.
☆☆☆
Adriel sudah memasuki pekarangan rumah Valen. Saat sudah sampai di depan garasi mobil dan juga motor Valen, Adriel menyimpan motor nya di situ lalu turun dan mulai berjalan kedepan pintu rumah Valen.
Adriel mengetuk pintu Rumah Valen lalu memberi salam "Assalamualaikum."
"Waalakumsalam, siapa?" Jawab sang pemilik rumah dari dalam.
"Eh Adriel toh, Kirain siapa." Ujar wanita paruh baya yang sudah membuka pintu rumah nya.
Adriel tersenyum singkat. "Valen nya masih ada Tante?" Tanya nya. "Iya, tuh di dalem. Masih mandi kayak nya." Jawab Tari.
"Eh, ayok masuk dulu." Ajak Tari.
"Iya Tante. Adriel juga mau ajak Valen berangkat bareng."
Tari mengangguk lalu tersenyum. " Jangan panggil Tante, Panggil mama aja. Tunggu sebentar ya Mama panggilin Valen dulu." Ucap Tari. Jiakh mama