58. Kenalin nih! papa muda

33.2K 939 11
                                        

Halo halo

⚠️TYPO BERTEBARAN ⚠️

⚠️KALAU ADA KESAMAAN TOKOH, NAMA, MAUPUN TEMPAT, ITU SAMA SEKALI NGGAK DISENGAJA. CERITA INI MURNI PIKIRAN SAYA. KALA NGGAK SUKA SILAHKAN DI SKIP⚠️

⚠️PLAGIAT SILAHKAN MENJAUH!⚠️

Jangan lupa Vote dan juga komen💘

Jangan lupa Vote dan juga komen💘

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

☆☆☆

Adriel berjalan memasuki markas dengan wajah senang nya, hal itu membuat seluruh anak geng Reveelix yang berada di markas menatap heran ketua mereka.

"ngapa lo Bos? Seneng bener tuh muka"

"abis menang undian  ya lo?"

"abis dapet jatah kali"

Kata itu keluar dari mulut teman teman Adriel yang saat melihat sang ketua yang masuk ke markas dengan wajah yang sumringah.

Adriel menjatuhkan tubuhnya di sofa dekat Raka, di sana sudah ada teman teman nya yang lain.

"kesambet ni anak apa ya?" gumam Gibran yang sedari tadi Adriel tidak pernah melunturkan senyumnya yang bahkan tidak pernah terlihat.

Gibran yang sudah tidak tahan melihat Adriel senyum senyum sendiri seperti orang gila pun lantas mengguncang tubuh Adriel." WOI SIAPA LO SEBENARNYA?!" teriak Gibran, ini bukan berlebihan tetapi aneh saja melihat Adriel.

Adriel menatap Gibran sejenak lalu menyodorkan tangan nya. "gue? Siapa? Kenalin calon papa muda!" jawab Adriel dengan angkuh nya yang lagi lagi membuat temannya melongo.

"ngawur ni bocah" ujar Vero seraya menggeleng gelengkan kepala nya.

Adriel yang mendengar ujaran Vero pun menatap tajam sang empunya. "lo ngatain  gue bocah, bangsat?!"

Vero jadi gelagapan saat melihat tatapan tajam Adriel. "a-anu bos, ck nggak tau nih si Gibran, sok banget ngatain si bos bocah, takut kan lo?!" Gibran yang mendengar tuduhan Vero melotot tak terima.

"kenapa jadi gue anjing?"

"bacot, diem deh lo, liat noh tatapan si Bos. Ngeri ey" bisik Vero yang di hadiahi geplakan di kepala nya.

"ekhem jadi gimana maksud lo bos? Soal lo papa muda?" tanya Baro yang sedari tadi diam saja.

Adriel menoleh ke arah Baron sekejap lalu kembali menatap lurus kedepan. "Istri gue hamil." jawab Adriel membuat ke empat temannya terdiam. Hingga Vero hendak membalas ucapan Adriel tetapi sudah di sela duluan oleh sang empunya.

"apa? Mau nanya lagi? Bacot lo dora!" Seketika Vero membungkam mulutnya. Cari aman aja deh.

"bentar lagu gue jadi om dong?!" pertanyaan itu keluar dari mulut Gibran dengan sangat antusias.

ADRIEL | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang