TAHUN 850
Suara lonceng gerbang menggema panjang, disusul derap puluhan tapal kuda yang memantul di jalanan berbatu.nJubah hijau bergambar Wings of Freedom berkibar mengikuti embusan angin pagi.
"Mereka datang!"
"Pasukan utama Resimen Penyelidik!"
Sorak-sorai langsung memenuhi Distrik Trost.
Namun lima tahun telah mengubah banyak hal.
Di bawah kepemimpinan Erwin Smith, dibantu para kapten elitnya, Resimen Penyelidik berhasil membuka berbagai penemuan yang selama puluhan tahun tak mampu dicapai siapa pun. Formasi baru, strategi ekspedisi yang jauh lebih efisien, hingga perluasan wilayah jelajah di luar tembok membuat tingkat keberhasilan operasi meningkat drastis.
"Erwin dancho habisi semua titan itu! Hancurkan mereka!" Pekik warga melihat Erwin dengan kuda putihnya mulai mendekati gerbang.
"Lihat! Itu Levi-heicho" atensi warga beralih pada Levi yang berkuda di belakang Erwin "Mereka bilang dia sama kuatnya dengan satu unit batalion!" Kagum sorak para warga.
"Lihat di sebelahnya! itu Caterine-heicho kita!" kagum warga bersorak, beralih pada perempuan yang berkuda di samping Levi. "Tangan kanan komandan yang kekuatannya sudah tak diragukan! Dia memimpin squad yang tak kalah kuatnya!"
"Kau memberikan kesan pada mereka" goda Mike berkuda di sampingnya, mendengar itu Caterine hanya memutar bola matanya.
"Itu Mike-heichou! Whoaa ketiga humanity's strongest berada disini! Tolong bunuh mereka semua untuk kami!"
"Nampaknya kau juga membuat kesan, jangkung" balas ejek Caterine membuat Mike mendengus tak suka.
Teriakan penyemangat dari para warga dan beberapa kadet baru mengantarkan pasukan pengintai pergi keluar tembok
Caterine menoleh merasa seseorang menatapnya lekat, matanya berkontak dengan kadet baru bermanik emerald indah yang menatapnya kagum, begitu juga pria dengan rambut pirang mangkuk disebelahnya. Tak sadar mereka berkontak terlalu lama, Caterine segera memutus pandangannya dan beralih memandang ke depan.
Kini para prajurit hanya tingggal menunggu gerbang untuk terbuka.
Hange menarik napas panjang dengan mata berbinar. "Para Titan menunggu di luar sana!"
Senyumnya semakin lebar. "Aku penasaran spesies apa yang akan kita temui hari ini. Kalau kita bertemu Titan abnormal lagi pasti luar biasa!"
Ia langsung menggeser kudanya mendekati Caterine. "Neee, Caterine... kali ini bantu aku menangkap satu saja."
"Tidak."
"Ayolah."
"Tidak."
"Cuma satu!"
"Tidak."
Hange merentangkan kedua tangan, berniat memeluk Caterine dari atas pelana.
Belum sempat berhasil, telapak tangan Caterine sudah lebih dulu menempel di wajah Hange, menahan kepalanya sejauh mungkin. "Jangan libatkan aku dalam eksperimen gilamu."
"Tega sekali..."
Levi melirik mereka sekilas. "Kurasa Titan abnormal sudah ada satu di sini."
Hange langsung menoleh cepat. "Hah? Di mana?"
Levi menunjuk tepat ke depan wajah Hange. "Di sini."
Para elite pasukan pengintai memacu kudanya keluar dinding, ekspedisi kali ini pasukan pengintai akan menelisik kota tua sebagai rute perjalanan pasukan pengintai di ekspedisi selanjutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
-SAPPHIRE- (Shingeki No Kyojin X Reader)
Fanfiction"We get our hands dirty, so the world stays clean" •◇◇◇• "Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi" "Jadi jangan pernah menyesal dengan keputusan yang kau ambil" •◇◇◇• "Ada apa kalian kemari" "Kau...
