38

7K 387 376
                                        

Vote and comment dulu ygy

WARNING⚠️⚠️
TERDAPAT KATA KATA KASAR DALAM CERITA
______________________________________

Happy reading all📖
______________________________________

Melvin langsung dilarikan ke rumah sakit setelah tim SAR menemukan mereka, pendarahan pada kepala Melvin telah berhenti namun kondisinya tidak bisa dikatakan membaik

Dikarenakan pergelangan kaki Azka yang keseleo, Azka juga ikut di larikan ke rumah sakit, meskipun dia bersikeras untuk tetap berada pada samping Melvin

Kegiatan perkemahan tetap dilanjutkan sesuai rencana, hanya Azka dan Melvin yang ke rumah sakit, sementara yang lainnya tetap mengikuti acara perkemahan

Dikarenakan matahari telah terbenam, sangat beresiko jika memulangkan para siswa, pak Ardi dan para guru yang lain memutuskan untuk melanjutkan cara perkemahan ini, sementara yang mengikuti Melvin dan Azka ke rumah sakit adalah bu Riska, Bu Riska diberi tanggung jawab untuk menjadi wali Melvin dan Azka di rumah sakit

Para anggota maniac gang dan blax seven hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi Melvin dan Azka, berharap mereka baik baik saja, mereka sempat ingin mengikuti Azka dan Melvin ke rumah sakit, tetapi pak Ardi tidak memberi mereka izin, mereka ke rumah sakit juga tidak dapat membantu apa apa, meskipun kata kata pak Ardi sedikit kejam namun hal itu benar

Sesampainya di rumah sakit, Melvin langsung dilarikan ke ruang IGD, dan pergelangan kaki Azka juga langsung di cek dan ditangani oleh dokter

Azka bahkan tidak memikirkan kakinya yang sudah membiru, saat sampai di rumah sakit, dia membantu mendorong brankar Melvin sampai ke depan ruang IGD, jika Bu Riska tidak menegurnya, mungkin Azka tetap setia di depan pintu IGD dan tidak memedulikan pergelangan kakinya

Setelah kaki Azka selesai di tangani, Azka langsung bergegas menuju ruang IGD, perasaannya tidak bisa tenang, dokter belum keluar dari ruang, Melvin masih belum selesai ditangani, Azka berjalan mondar mandir dengan cemas, jantungnya berpacu dengan cepat, Azka harap ketika dokter keluar dari ruangan dia memberinya kabar baik, misalnya Melvin sudah siuman atau apapun itu, asalkan bisa menenangkan rasa cemasnya

Padahal Azka disuruh untuk berjalan dengan hati hati oleh dokter, tetapi dia tidak bisa duduk dengan tenang

"Gw mohon Lo harus bertahan"ujar Azka seakan akan Melvin dapat mendengarnya, ia memilih untuk duduk di kursi tunggu yang disediakan di depan ruang IGD

"Umi sama Abi jangan ambil melvin dulu"lanjutnya dengan lirih, Azka memijat pelipisnya, menghela nafas kasar untuk menenangkan dirinya.

• • • •

Beberapa menit telah berlalu, seorang dokter keluar dari ruangan tersebut, Azka langsung menghampirinya dan menanyakan kondisi Melvin

"Gimana dog?"tanya Azka dengan raut wajah yang tampak khawatir

"Gw tau Lo khawatir tapi jangan panggil gw anjing juga"ujar dokter tersebut, panggil saja dokter David, dia merupakan dokter termuda di rumah sakit ini, David Arshaka merupakan kakak dari Ian, dia 4 tahun lebih tua daripada Ian, David sudah menganggap Melvin sebagai adiknya sendiri, buat Azka pengecualian, David tidak menganggap keberadaan Azka di dunia ini

Mereka akrab sebab orang tua mereka merupakan sahabat dekat, David, Ian, Azka dan Melvin sering bermain bersama sejak kecil

David merupakan anak yang pintar, berotak jenius, sejak dia kecil dia memang sudah mempunyai ambisi untuk menjadi dokter, keluarganya juga mendukung hal tersebut, selama hal itu positif, keluarga David pasti mendukung sebisa mungkin, David melanjutkan sekolahnya di luar negri untuk lebih fokus pada dunia kedokteran, itu sebabnya dia bisa menjadi dokter di usianya yang muda

Bang,Gw Kangen.. Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang