"Leva"
"Hm?" Leva menoleh ke arah Aileen yang duduk disebelahnya.
"Fotoin Aileen dong! Jarang jarang nih dapet samping jendela"
"Astaga Aileen, memang kamu biasanya dapet kursi dimananya?"
"Di belakang karna Aileen belinya keseringan deket deket jam terbangnya"
"Pake HPku fotonya?" Tanya Leva
"Iyaa!" Aileen langsung melakukan beberapa pose untuk di foto, dan setiap Aileen bergerak Leva pasti langsung mengambil fotonya.
"Udah? Aileen mau liat foto fotonya donggg!" Leva langsung menyerahkan HPnya pada Aileen.
Aileen mengambil HP Leva dan membuka aplikasi galeri di HPnya. Aileen terkekeh karena galeri Leva di full dengan foto foto dirinya.
Aileen menscroll galeri Leva sampai atas dan yang ia temukan hanya fotonya 80% dan sisanya adalah foto random dan foto tugas serta screenshot pembayaran atau pembelian.
Aileen tak berhenti tersenyum saat menscroll foto foto di galeri Leva, karena banyak sekali ada foto dirinya yang tak ia ketahui disana karena diambil secara diam diam oleh Leva.
"Levaaa" Aileen berbisik memanggil Leva. Leva mendekatkan badannya ke arah Aileen karena ia kira Aileen akan mengatakan suatu hal yang penting.
"Aileen sayang levaa"
Cup!
Aileen mengecup pipi kiri Leva setelah ia mengatakan itu. Leva tersenyum mendengar perkataan Aileen.
Ia kira Aileen akan memberitahukan sesuatu yang bersifat rahasia, ternyata..
"love you too darl" kini giliran Leva yang berbisik di telinga Aileen dengan nada rendahnya lalu mengecup pipi Aileen.
Hal tersebut benar benar membuat badan Aileen meremang karena bisikan Leva dengan nada rendahnya. Wajahnya juga memerah sampai telinga.
"Ish! Leva bikin Aileen mules tau ga! Diem deh!"
Plak!
Aileen memukul paha Leva dengan agak keras karena membuatnya malu. Leva terkekeh pelan karena ia sudah tau maksud dari perut mules yang Aileen katakan.
"Aileen ga mau tidur dulu? Perjalanannya lama nanti. Atau Aileen mau makanan?"
"Ngga! Aileen pengen hug.."
"Siapa suruh kamu mesen economy class, aku udah suruh ambil yang business class" Leva tertawa kecil.
"Ish kan biar hemat!"
"Hemat boleh, tapi tau keadaan dan kebutuhan Aileen sayangg"
"Ish! Leva diem deh! Pulangnya aja business class"
"Iyaa sayangg"
5 menit kemudian..
"Leva?"
"Iya?"
"Aileen boleh peluk tangan leva buat tidur?"
"Ofcourse baby" Aileen menarik tangan kiri Leva dan memeluknya dengan erat lalu memposisikan dirinya agar lebih nyaman.
"Tidur dulu Aileen, penerbangannya 7 setengah jam. Kalo kamu mau apa apa bangunin aku, oke?"
"Okee"
5 menit kemudian...
"Leva"
"Hm?"
"Nanti disana tidur dimana?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Mellifluous
Roman pour Adolescents"Lebih mending gue pura pura ga liat lo terus lanjut bareng dia, atau gue nyamperin lo?" "Ih! Samperin Aileen lah!! Ga boleh sama yang lain! Leva punya Aileen!" "Emang gue mau?" •───────•. ° ☾ .•───────• "Rasanya nyaman... Aman... Aileen suka d...
