50. mochi

663 81 5
                                        

"kameranya taruh dimana ya" tanya Aileen yang sudah lengkap menggunakan apron berwarna baby blue sambil memegang kamera HPnya yang sudah mulai merekam kegiatan mereka.

"Di atas meja makannya, di pojokan sayang, biar keliatan semua" kata Leva sambil menggunakan apronnya yang berwarna abu abu.

"Tolong ambil timbangan digitalnya Aileen"

"Di laci yang mana?"

"Lah? Kan kamu yang punya rumah, kok malah aku yang lebih tau?" Tanya Leva sambil terkekeh, lalu berjalan ke arah laci tempat timbangan digital tersebut ditaruh.

"Di tutorialnya sih buat isian mochinya dulu.." kata Aileen sambil memperhatikan video tutorial di laptop miliknya.

"Aku panasin margarin, kamu tuangin tepung ketannya sesuai takaran yaa" kata Aileen sambil berjalan ke arah rak peralatan masak dan mengambil panci.

setelah menemukan panci yang cocok, Aileen berjalan ke arah kompor dan mengisi margarin sesuai takaran yang ditentukan lalu memanaskannya hingga mencair.

"Mana tepung ketannya?" Tanya Aileen.

"Ini sayangg" kata Leva sambil memberikan mangkuk berisi tepung ketan.

Sementara Aileen sibuk mengaduk, Leva mengambil air satu gelas sesuai takaran yang ada dan memberikannya pada Aileen.

Menunggu adonan tersebut tercampur, Leva menyiapkan susu UHT, dan susu SKM, serta garam dan menatanya di sebelah kompor agar Aileen bisa mengambilnya dengan mudah.

Tiba tiba saja Leva memeluk Aileen dari belakang, tangannya melingkar erat pada pinggang Aileen.

"Leva! Jangan peluk pelukk! Aileen keringetan tau!"

"Aku harum kok, jadi peluk kamu biar kamu ga bau"

"Ish!"

Cup!

Leva mengecup pipi kanan Aileen lalu menenggelamkan kepalanya pada perpotongan leher Aileen.

Aileen terus melangsungkan kegiatan masaknya tanpa memperdulikan Leva yang sedang bermanja ria dan menempel padanya. Aileen mulai memasukkan susu UHT, lalu susu SKM dan garam.

"Levaaa! Bangun duluuu, ini mau Aileen pindahin ke mangkokkk, Leva tidur ya?? Ihh Leva bangun duluu nanti kita cuddle"

"Iyaa aileen sayaanggg" kata Leva sambil melepaskan pelukannya.

"Bubuk matchanya dong tolonggg" kata Aileen sambil menuangkan adonan tadi ke dalam mangkuk.

Leva langsung mengambilkan bubuk matcha yang Aileen maksud dan memberikannya pada Aileen.

"Thank you mommy!"

Cup!

"Sama sama baby" kata Leva sambil mengecup kening Aileen.

"Leva ih! Tadi peluk Aileen, sekarang cium cium, Aileen bau tauu keringetan teruss"

"Ga kok, baunya manis" kata Leva sambil kembali memeluk Aileen dari belakang.

"Ini kamu taruh di kulkas, aku mau buat mochinya" Leva mengambil adonan rasa matcha yang telah dibuat lalu berjalan ke arah kulkas dan meletakkan adonan tersebut di dalam kulkas.

Sementara Aileen mulai menimbang tepung ketan sesuai takaran yang dianjurkan, setelah itu ia memasukkan susu SKM,garam, vanili ekstrak, minyak dan Air.

Setelah semuanya masuk Aileen berjalan ke arah kompor dan langsung mengaduk adonan tersebut hingga merata.

Sementara Leva?

MellifluousTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang