Aileen sejak tadi terus menatap Leva dengan tatapan sinisnya, karena Leva beratnya bertambah terus terusan.
"Kamu masih kurus sayaangg, masih ringaaannn" Kata Leva sambil memperhatikan Aileen yang berdiri diatas timbangan digital dirumah Aileen.
"Aileen tambah berat.. nanti Leva kesusahan gendong Aileen" kata Aileen dengan wajah sendunya.
"Engga sayaangg, sini aku gendong ke kamar kita cuddle"
"Gak! Aileen mau naik tangga sendiri, itung itung olahraga"
"Naik berapa kilo sih emang sekarang?"
"Naik 1,5 kilo tau gak?!"
"Astaga sayang ga kerasa kalo segitu mah"
"Leva diem deh! Leva ga diajak."
"Emang buat diet itu kamu biasanya ngapain aja?"
"Jauh jauh sama Leva, soalnya Leva selalu bikin Aileen makan banyak."
"yah.. baru aja aku mau ajak kamu makan bareng" kata Leva dengan ekspresi kecewa.
"Dih?! Leva ga dengerin omongan Aileen dari tadi ya? Emang mau makan dimana?"
"itu, di lalapan depan"
"DIH?! LEVA KENAPA KALO AILEEN MAU DIET PASTI NGAJAKIN MAKAN KE TEMPAT ENAK TERUS SIH?!"
"Kalo kamu ga mau ikut gapapa sih, aku sendiri kesana"
"ikut."
"Katanya aileen mau-"
"SSTTT DIEM! Salahnya Leva ini"
"Ha?"
Aileen langsung berjalan lebih dulu menuju garasi mobilnya meninggalkan Leva sendirian di ruang tamu.
Sementara Leva, ia langsung berlari ke arah kamar Aileen untuk mengambil kunci mobilnya dan kembali berlari ke arah garasi mobil.
"Lama." Kata Aileen dengan sinis.
"Tadi aku ambil kuncinya dulu sayaangg, maaf ya" kata Leva lalu mengecup kening Aileen.
Cup!
"Ga usah cium cium!"
•───────•. ° ☾ .•───────•
"Aileen" Leva sedang merebahkan dirinya diatas paha Aileen yang dijadikan bantalannya.
"Hm"
"Aileen... Sayaangg" panggil leva dengan suara lembutnya sambil menggoyangkan kaki Aileen.
"Apa sih panggil panggil fans ya?" Tanya Aileen dengan nada sinisnya lalu melemparkan bantal kepala yang ada disebelah badannya.
"Aw! Aileen kenapaaaa"
"Ga kenapa."
"Aileen.. Aileen marah gara gara diajak makan?"
"Itu tau! Ngapain ngajakin Aileen makan? Udah tau Aileen mau diet?!"
"Kok gue yang salah ya, perasaan dia yang mau ikut, PMS kali ya? Tapi ni anak cowo dari lahir, hormon apa yang bikin ni orang jadi cowo moodyan" Leva berkata dalam hati.
"Terus aku harus gimana sayangg.." Leva bertanya dengan nada lembutnya sambil Leva mengelus kaki Aileen.
"Kalo Aileen diet, Leva juga makanannya ikutan diet. Biar Aileen ga gagal diet."
KAMU SEDANG MEMBACA
Mellifluous
Fiksi Remaja"Lebih mending gue pura pura ga liat lo terus lanjut bareng dia, atau gue nyamperin lo?" "Ih! Samperin Aileen lah!! Ga boleh sama yang lain! Leva punya Aileen!" "Emang gue mau?" •───────•. ° ☾ .•───────• "Rasanya nyaman... Aman... Aileen suka d...
