Noeul bersumpah dia tidak pernah mengeringkan rambutnya dalam waktu singkat, dan dia mencium hairdryer nya setelah selesai, berterima kasih karena sudah bekerja dengan baik karena biasanya akan macet ditengah jalan. Maklum pengering nya sudah model lama, banyak karat disekitar blowernya, dan Noeul sayang untuk menggantinya, dan bila digunakan dengan terburu-buru biasanya mesinnya akan panas dan sama sekali tidak bisa dipakai. Tapi untunglah hari ini tidak ada drama.
Kemudian, Noeul buru-buru mengenakan jaket dan mengambil dompet serta kuncinya dari meja dapur, dan juga seragam kerjanya —kemeja putih yang sekarang sudah dibersihkan dari noda kopi— dari kursi, berlari keluar dari apartemennya dalam kecepatan cahaya. Dia biasanya langsung memakai kemejanya di rumah bukannya di restoran, tapi setelah bertemu dengan Boss Chaikamon yang terhormat, bos Noeul melarang untuk memakainya dalam perjalanan ke tempat kerja untuk menghindari kecelakaan seperti yang terjadi pada hari rabu kemarin.
Biasanya berjalan kaki memakan waktu di bawah dua puluh menit. Tapi karena takut terlambat dan lagi-lagi bos nya akan berkicau marah, Noeul memutuskan untuk mulai berlari, memegang dompet, kemeja dan ponsel erat-erat di tangan kanannya saat dia setengah berlari. Noeul dulu suka berlari selama sekolah, dan dia dengan bangga dapat mengatakan bahwa staminanya setidaknya lebih baik, tetapi berlari ketika ada ratusan orang di sekitarnya membuatnya mengeluarkan tenaga ekstra daripada seharusnya.
Pada akhirnya, Noeul sampai di restoran. Dia membuka pintu sambil terengah-engah seperti habis berlari maraton. Noeul tidak memperhitungkan kemungkinan bahwa ada jalan tertutup karena rekonstruksi. Karena itu dia harus mengambil jalan memutar, butuh waktu lebih lama dari yang dia harapkan untuk sampai ke sini. Dan pada akhirnya ia berlari dengan kecepatan penuh.
" Cepat ganti seragammu dan berhenti menakut-nakuti pelanggan! ". Salah satu rekan kerjanya langsung berkata kasar saat ia berjalan di samping Noeul yang masih berusaha untuk menarik nafas, dan Noeul melihat ke atas untuk melihat senyum kotor si pria busuk yang dilemparkan kepadanya.
─────────ೋღ 🌺 ღೋ─────────
Seperti yang diharapkan, pekerjaan ini seperti neraka. Noeul sudah diperintah-perintah sejak ia mulai bekerja. Rekan kerjanya memutuskan untuk istirahat sambil merokok sekitar jam tiga sore, dan Noeul harus mengurus semua meja tanpa bantuan. Karena dia telah bekerja paruh waktu sebagai pelayan untuk waktu yang cukup lama, Noeul berhasil untuk melaksanakan semua perintah dengan tepat dan membawa makanan kepada pelanggan dengan senyum hangat di bibirnya sementara diam-diam menyusun rencana untuk membunuh rekan kerjanya dalam pikirannya.
Si bajingan kembali dari istirahat mereka dua puluh menit kemudian, berbau asap rokok, dan jika Noeul bisa, ia akan memberitahu mereka bahwa pelanggan tidak suka dengan aroma tersebut saat makan, tapi Noeul tau dia hanya akan mendapatkan lebih banyak kebencian karena mencoba menguliahi seseorang yang lebih tua darinya, jadi Noeul hanya terus menutup mulutnya dan meminta maaf kepada pelanggan sementara melemparkan pandangan mematikan pada rekan kerjanya.
Shiftnya berakhir jam tujuh malam, dan Noeul selalu bahagia -lebih dari pada hari lain- setelah pekerjaanya selesai di hari Minggu, beristirahat dari rekan kerja brengseknya selama tujuh hari kedepan sampai dia harus bekerja dengan mereka lagi. Noeul mengucapkan selamat tinggal kepada staf dapur dan bosnya dalam perjalanan keluar, mengeluarkan ponselnya untuk memberi pesan pada First tentang bagaimana harinya yang buruk.
Noeul mendorong pintu restoran tanpa melihat ke atas, terlalu sibuk mengetik pesan di ponselnya hingga tidak melihat orang yang bersandar di pagar yang memisahkan restoran dan trotoar dari jalan.
" Tidak memperhatikan lingkungan sekitar lagi, atau apakah kamu hanya mengabaikan aku? ". Noeul mengangkat kepalanya ketika ia mendengar suara rendah yang femilier di telinganya. Dia hampir menjatuhkan ponselnya karena terkejut saat matanya jatuh pada sosok tampan Boss Chaikamon yang tampak seperti dia baru saja keluar dari pemotretan untuk beberapa majalah fashion dengan pakaian mewah. " Hai. Senang melihatmu juga, Lee Noeul "
KAMU SEDANG MEMBACA
BELOVED ENEMY (BOSSNOEUL)
FanfictionSetiap orang di sekitar Boss selalu mengatakan bahwa cinta itu ada di sekitar kita, dan kita akan menemukannya, tapi mereka semua salah! Satu-satunya yang Boss temui adalah bajingan pendek yang menabrak Boss di suatu pagi dan menumpahkan kopinya saa...
