Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Comeback

301 36 4
                                        

Mereka tidak bertemu satu sama lain sampai comeback nya Pakfaii. Boss terlalu sibuk untuk mengunjungi restoran ataupun menginap di apartemen Noeul. Sehingga si brunet hanya bisa menelponnya sesekali, biasanya saat hendak tidur, mengucapkan selamat malam dan mimpi indah kepada kekasihnya.

" Apa pekerjaanmu sudah selesai? ", tanya Noeul, suranya lelah. Dia mengalami hari yang agak kasar di tempat kerja, dan bersiap-siap untuk tidur lebih cepat dari biasanya. " Apa kamu akan pulang? "

Noeul bisa mendengar bunyi kertas-kertas bersama dengan suara Fort yang marah, entah karena apa. " Belum. Masih banyak hal yang harus diselesaikan "

" Kamu terlalu banyak bekerja. Kamu harus istirahat, atau kamu bisa pingsan nanti " kata Noeul khawatir. Dia mengerti Boss punya banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi masih bekerja di malam hari, sampai harus menginap di kantor itu tidak baik-baik saja.

" Ah, benarkah? Berbicara dari pengalaman ya? ", sindir Boss, dan Noeul mengerutkan kening, malu.

" Diam ", gumam si brunet, tidak ingin mengingatkan dirinya sendiri karena itu benar-benar terjadi padanya beberapa bulan yang lalu.

" Jangan khawatir, Eul. Aku akan baik-baik saja. Kalau nggak aku akan menyerahkannya pada Fort ", Boss menyakinkan. Lalu ada sahutan 'Jangan melempar pekerjaanmu Boss'. Noeul terkikik. Fort terdengar sangat frustrasi. " Kita ketemu hari Selasa, oke? "

" Oke " gerutu si brunet, sedikit menganggukkan kepalanya meskipun sang CEO tidak bisa melihatnya.

" Good night, aku mencintaimu " kata Boss, suaranya begitu penuh kasih sayang sehingga Noeul merasakan pipinya memanas. Kedengarannya begitu jujur ​​dan penuh cinta. Noeul masih tidak percaya bahwa ini terjadi, bahwa dia berkencan dengan Boss Chaikamon.

" Good night " kata Noeul kembali. " Aku juga mencintaimu ". Kata itu meluncur dari lidahnya dengan mudah. Kedengarannya sangat tepat ketika dia mengatakannya, seolah-olah kata-kata itu dibuat untuk Noeul untuk mengatakannya kepada Boss.

" Sweet dreams ". Setelah itu, Boss mengakhiri panggilan, meninggalkan Noeul yang merasa dicintai.




──────ೋღ 🌺 ღೋ──────




Selasa datang. Hari dimana Pakfaii comeback dengan lagu barunya.

Noeul sudah melihat video musiknya kemarin, dan dia langsung menambahkan ke dalam playlist lagunya. Dia juga mengambil banyak screenshot saat Sunny dan First muncul, menari sempurna di belakang Pakfaii. Noeul tidak sabar untuk melihat pertunjukannya secara langsung.

Kali ini, Peat yang menjemput Noeul, karena Boss dengan Fort harus berada di sana lebih cepat. Mereka juga menjemput Ja dalam perjalanan, kaki tersebut diam-diam berseri-seri di kursi belakang.

" Oh ya, Ja. Apa kamu sudah menerima tawaran itu? ", tanya Noeul setelah beberapa menit.

Noeul benar-benar terus bertanya setiap hari karena Ja mendapat tawaran dari restoran bintang empat yang terkenal, dimana sekarang sudah hari ke tujuh, tapi Ja selalu menjawab dengan belum tahu, tidak memberi Noeul jawaban pasti. Ja telah mengatakan kepadanya bahwa dia mengalami masa yang sangat sulit dengan memutuskan apakah dia harus menerima tawaran itu atau tidak, terkoyak antara ingin menjadi bagian dari restoran terkenal atau ingin tinggal di zona nyamannya, bekerja dengan orang-orang yang sudah dia kenal dengan baik.

Dan dengan demikian, Noeul mengharapkan jawaban yang sama seperti sebelumnya, tetapi akhirnya terkejut ketika Ja berkata, " Ya ", bahkan suaranya pun mantap.

" Benarkah? ". Peat dan Noeul berseru serempak, tetapi hanya Noeul yang menjulurkan lehernya untuk melihat Ja yang duduk di belakang, karena Peat harus mengawasi jalan.

BELOVED ENEMY (BOSSNOEUL)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang