Ada banyak orang di pesta, dan Boss tidak ragu ada yang kurang dari acara itu karena Fort sendiri yang turun tangan, melibatkan pihak-pihak terbaik dan para undangan yang terbaik yang bisa menjaga privasi semua orang. Sang CEO juga bisa melihat teman-temannya yang lain sangat kagum dengan acara malam tahun baru itu, membuat Boss sedikit bangga. Bahkan ia bisa melihat Ja yang terkagum-kagum namun masih bisa menyembunyikan emosinya.
Tak lama kemudian First menyeret Ja menjauh sementara Sunny menggandeng lengan Noeul, membimbingnya ke tempat makanan. Boss seketika kesal dan cemburu, dan makin marah saat Fort berkata ", Dia mengambil priamu ". Sama sekali tidak membantu.
Namun, ketika Boss menoleh ke arah Fort untuk mengatakan sesuatu kembali padanya, dia merasakan jari-jari panjang melingkari pergelangan tangannya. " Ayo " suara Noeul mencapai telinganya, dan sebelum dia bisa mengatakan lebih banyak, dia juga dibawa pergi. Dia ingin mengajak Fort tetapi sahabatnya juga sudah pergi. Boss melihatnya mengobrol dengan beberapa wanita di kejauhan, dan dengan tingkat keakraban Fort, dia menilai bahwa itu adalah salah satu teman baiknya juga.
Dan Boss juga senang Fort bersenang-senang bahkan tanpa Peat disana. Sang resepsionis sebenarnya bisa datang, tetapi hanya sebentar, karena keluarganya sangat ketat menghabiskan malam tahun baru bersama, seperti Noeul yang menghabiskan natal dengan neneknya. Boss ingat Fort merajuk sepanjang hari ketika dia tahu bahwa Peat tidak bisa datang lebih dari satu jam.
──────ೋღ 🌺 ღೋ──────
Sepanjang malam, semua orang bersenang-senang.
Disamping semua orang yang tidak berpisah dari makanan, setiap kelompok dari mereka bertemu banyak orang baru, dan bahkan pasangan First dan Ja yang tak terpisahkan juga bertemu dengan orang-orang yang menurut mereka cukup menarik untuk diajak bicara dan melakukan percakapan panjang dengannya. Sunny tiba-tiba juga menghilang di keramaian, meninggalkan Noeul dan Boss sendirian untuk sementara waktu, mereka berdua berdiri di sudut ruangan dengan sepiring makanan sementara menertawakan pilihan pakaian orang untuk hari ini.
Tapi itu pun tidak berlangsung lama, karena Boss diseret oleh beberapa orang dari tempat kerjanya, dan sebelum dia bisa memprotes, Noeul juga sudah dibawa pergi oleh Sunny yang muncul entah dari mana. Sementara Boss melakukan percakapan yang sopan dengan mitra bisnisnya, mau tidak mau dia melirik Noeul dan Sunny yang menari di lantai dansa. Boss mengingatkan dirinya sendiri bahwa tidak ada alasan baginya untuk cemburu, tapi dia tidak bisa menahan perasaan tidak nyaman saat melihat keduanya menari seperti itu.
Boss mencoba meminimalkan pandangan yang dilemparkan ke arah duo di lantai dansa sehingga dia tidak akan terlihat terganggu dan bertindak tidak sopan didepan mitra bisnisnya, tetapi dia tetap tertangkap. " Kamu nggak suka kekasihmu sedang berdansa dengan seseorang, ya, Boss? ". Pertanyaan itu datang, dan Boss menoleh.
Sambil menggelengkan kepalanya, dia berdeham dan berkata, " Kami nggak ada hubungan apa-apa. Hanya teman ". Boss berhasil menjaga suaranya terdengar mantap.
" Oh? Benarkah? ". Rekan bisnisnya itu mengangkat alis, tampak terkejut. " Ekspresi mu berkata lain "
" Please lah, Boss Chaikamon adalah orang kaya dan terpandang, dia tidak akan berkencan dengan orang seperti itu ". Seorang wanita yang berdiri di samping suaminya memberi isyarat ke arah Noeul, dan sang CEO melihat ke arah Noeul lagi bahkan tanpa memikirkannya. Si brunet menertawakan apapun yang dilakukan atau dikatakan Sunny sembari menari mengikuti irama lagu dengan mudah. Jeansnya yang hitam dan ketat bergerak bersamaan dengan kulitnya dengan sempurna. Kemeja warna-warninya juga terpampang nyata sekarang, jaket bombernya entah berada dimana.
KAMU SEDANG MEMBACA
BELOVED ENEMY (BOSSNOEUL)
FanfictionSetiap orang di sekitar Boss selalu mengatakan bahwa cinta itu ada di sekitar kita, dan kita akan menemukannya, tapi mereka semua salah! Satu-satunya yang Boss temui adalah bajingan pendek yang menabrak Boss di suatu pagi dan menumpahkan kopinya saa...
