Junkyu tak bisa sembunyikan kegundahan hatinya tentang apa yang didengarnya langsung dari mulut ibunya kemarin malam. Bahkan setelah pulang ke rumah, pergi bekerja, dan kembali pulang pun isi kepalanya tak bisa dibersihkan dari bising keributan kata-kata ibunya. Sebelumnya ia tak pernah sekali pun memikirkan bagaimana orang-orang di sekitarnya akan bereaksi terhadap pernikahannya. Namun sekarang ia dibuat risau.
Pekerjaan dan kewajibannya banyak namun lamunannya tak bisa lepas. Hingga sore menjelang Junkyu hanya duduk di atas kasurnya dengan laptop di depan muka, berusaha fokus pada pekerjaannya. Hingga kali ini bukan lagi lamunannya yang mengganggu kerjanya melainkan suara bising teriakan istrinya yang memanggilnya.
"Pak! Suami!" Jihoon muncul dari balik pintu dengan wajah berseri. Langkah kakinya yang terburu itu buat suaminya khawatir bukan main.
Junkyu cepat-cepat berdiri dan dekap Jihoon yang berlari ke arahnya. "Kamu ini, sudah dibilang jangan lari-larian seperti itu, bahaya," jemarinya menyentil kening Jihoon main-main, dan hanya dibalas cengiran lebar oleh istrinya.
"Pak, ayo jalan-jalan, aku bosen," ucapnya disertai rengekan seraya melepas dekapannya dan tangannya yang balas menggenggam jemari Junkyu. Tangannya diayun-ayunkan dan wajahnya dibuat cemberut berharap dapat dengan mudah dapatkan iya dari suaminya.
"Mau jalan-jalan kemana," bukannya langsung menyetujui, Junkyu justru bertanya.
"Ke taman depan sana aja, ayo," Jihoon langsung menarik lengan Junkyu, namun suaminya masih enggan beranjak sehingga ia harus terpental kembali ke tempat semula.
"Jangan buru-buru, jangan lari-larian juga," peringatnya lagi yang hanya dibalas senyuman lebar serta anggukan kepala yang entah apakah benar akan dipatuhi atau tidak.
Kedua akhirnya tinggalkan kediamannya yang nyaman dan memilih berjalan kaki menuju taman komplek. Tangannya masih setia saling menggenggam diiringi senandungan Jihoon yang kian bertambah riang. Langkah kakinya begitu ringan bersama angin sore yang sejuk setelah seharian diserang panas matahari.
Taman itu tak pernah sepi. Waktu sore adalah jamnya taman jadi penuh oleh pengunjung dari berbagai usia. Anak-anak berlarian kesana-kemari saling mengejar satu sama lain. Beberapa remaja pun terlihat sibuk dengan topik obrolannya setelah dihantam kegiatan sekolah selama empat hari sebelumnya. Jihoon menyusuri jalanan trotoar, masih bersama suaminya yang lebih banyak diam. Kesunyian di antara keduanya tak lantas membuat keduanya muak, namun justru ciptakan ketenangan dalam hati masing-masing yang tengah dihujam badai.
"AWAS! AWAS! MEIDEI! MEIDEI! KODE BIRU! KODE MERAH! MINGGIR!"
Terlonjak. Ketika menoleh ke belakang, sebuah sepeda melaju dengan kecepatan tinggi ke arahnya. Junkyu lantas menarik Jihoon ke pinggir dan memeluknya, menyembunyikannya dalam dekapannya. Jihoon menoleh, memunculkan kepalanya dari balik baju suaminya untuk melihat siapa pesepeda yang main kebut tersebut.
"Oh, Doyoung?"
Jihoon buru-buru menepuk punggung Junkyu dan memintanya untuk berbalik dan lihat siapa orang yang baru saja bersepeda tanpa aturan tersebut.
Tak jauh di depan mereka sana, sepeda itu akhirnya berhasil dihentikan lajunya sebelum sempat menghantam pohon. Doyoung tak sendirian, dia bersepeda berboncengan dengan seorang anak laki-laki lainnya yang tampak seumuran dengannya; Jeongwoo. Saat Doyoung akhirnya menoleh pada keduanya, dia melambaikan tangan, lalu menyikut lengan Jeongwoo dan mengajaknya untuk hampiri kedua kakaknya.
Junkyu memperhatikan kedua remaja itu dengan seksama dengan raut kesal. Bukan hanya pasal Doyoung yang sekarang berani muncul secara terang-terangan membawa pacarnya, tetapi juga karena Jeongwoo yang barusan membawa sepeda dan hampir membuat adiknya kembali menghantam tanah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet Love [ kyuhoon ]
Fiksi PenggemarB O Y S L O V E [ COMPLETED ] Tujuan awalnya adalah untuk memanfaatkan uang yang dimiliki suaminya untuk pengobatan ibunya dan juga untuk memperbaiki keuangannya yang kian memburuk setelah kepergian ayahnya. Namun kini perasaannya justru terbuai aka...
![Sweet Love [ kyuhoon ]](https://img.wattpad.com/cover/315634225-64-k31676.jpg)