Krisan
Ternyata cinta itu hadir disaat pemiliknya pergi. Sebercanda itukah semesta?
Happy Reading
☀
☀
☀
Pihak penerbangan Jakarta kini mulai riuh akibat tidak bisa berkomunikasi lagi dengan awak pesawat. Terakhir bisa tersambung meski putus-putus setelah sepuluh menit yang lalu. Saat itu awak pesawat memberikan informasi melalui radio komunikasi pesawat ASJ 125 bahwa sinyal mereka buruk hingga tidak bisa mendapat petunjuk arah dengan baik.
Hilangnya kontak dengan awak pesawat membuat petugas yang berwenang langsung bertindak cepat. Mereka melihat titik terakhir yang terlihat di monitor dan segera menginformasikan ke pihak yang lebih berwenang.
Kepanikan petugas pun menyebar hingga seluruh orang yang berada di bandara tersebut ikut panik. Namun, petugas berusaha mengendalikan situasi tersebut dengan menyatakan bahwa hilangnya kontak bisa saja mereka sedang mencari sinyal di angkasa. Kemungkinan akan mendapatkan informasi lebih lanjut dari awak pesawat.
Kepanikan tersebut berlangsung hingga lima belas menit. Sampai akhirnya pihak penerbangan mendapatkan informasi dari warga daerah Timor bahwa adanya pesawat yang telah jatuh di laut Timor. Dentuman bunyi yang bersumber dari pesawat itu telah ditemukan oleh warga setempat. Mereka pun langsung menginfokan kepada pihak penerbangan jakarta.
Hal itu membuat suasana makin ricuh. Tangisan mulai terdengar bersahutan. Beberapa dari mereka telah menunggu kedatangan keluarga yang sedang menumpangi pesawat tersebut.
"Selamat sore semuanya, berita ini belum dapat kami pastikan kebenarannya. Diharapkan tidak menyebar berita ini terlebih dahulu. Dimohon untuk tetap tenang dan berdoa." imbauan dari petugas bandara mulai terdengar. Tetapi, himbauannya semakin membuat tidak tenang.
"Pihak badan nasional keselamatan transportasi, lembaga keselamatan penerbangan sipil dan pihak berwenang maritim akan melakukan penyelidikan di tempat kejadian secara langsung. Informasi akan terus berlanjut. Sekian terima kasih."
***
Berita yang belum jelas itu langsung beredar dengan cepat hingga sampai ditelinga Vania dan teman-temannya. Tanpa menunggu lama mereka sudah tiba di bandara untuk memastikan berita tersebut.
"Lan, tanyain ke petugasnya apa maksud berita itu. Cepet lan," ujar Vania terbata-bata. Tangisnya sudah pecah sejak satu jam yang lalu.
"Van, lo tenang dulu ya. Kita tunggu informasi selanjutnya. Jangan mikir yang aneh-aneh dulu," jawab Bulan membelai bahu Vania bertujuan menenangkan.
"Tenang? Mana bisa gue tenang, Lan! Di pesawat itu ada Darel! Gimana kalo!--" ucapannya terputus dan disela oleh Bulan.
"Engga, Van. Kita berdoa aja ya agar cuaca membaik dan bisa berkontak lagi."
Langit, Arsel, Bulan, Ara, dan Vania menunggu di kursi bandara dengan keadaan sangat cemas. Berkali-kali mengecek berita live.
Telapak tangannya semakin dingin menunggu kabar. Sudah tiga jam mereka menunggu. Selama itu pun Vania tak berhenti menangis.
"Berita duka kini kembali terdengar. Pesawat ASJ 125 ditemukan di laut timor. Pesawat tersebut jatuh hingga membuat sebagian badan pesawat rusak. Para tim kini menggerakkan anggotanya untuk mencari keberadaan para penumpang. Sekian berita yang bisa disampaikan. Diharap terus berdoa untuk keselamatan anggota keluarga masing-masing."
KAMU SEDANG MEMBACA
KRISAN
Fiksi RemajaFOLLOW SEBELUM MEMBACA KARENA SEBAGIAN CERITA AKAN DI PRIVATE Vania Ayyara, perempuan dengan keberaniannya menyatakan perasaannya secara langsung pada Raksa Dirgantara. Jatuh cinta pada Raksa berawal dari tatapan mata yang dimilikinya terlihat sama...
