penghujung tahun

25 1 0
                                        

Tak terasa hari sudah memasuki penghujung tahun. Hanya tinggal beberapa hari lagi menuju tahun baru 2012. Ragam cerita telah dilalui. Segala bentuk momen telah tercipta. Entah itu momen menyenangkan maupun momen menyedihkan. Ada yang merindukan masa lalunya. Ada juga yang membencinya. Ada yang dulunya berusaha mendapatkan. Namun pada akhirnya berusaha melepaskan. Itulah kehidupan, tidak ada yang selalu berjalan sempurna. Segala perbuatan dan pencapaian hanya bisa dijadikan cermin resolusi untuk menatap hari-hari berikutnya.

Ada yang dirasa berbeda di tahun ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perbedaanya terjadi di tangan 11 November 2011. Hari, bulan, dan tahun itu akan selalu dikenang sampai kapanpun. Bahkan sampai di garis bawahi sebagai hari pengingat yang menjadi awal dimulainya sebuah perjalanan cinta.

Terhitung sejak hari itu sampai sekarang sudah 44 hari ia mengenal Mira. Baru sebentar memang. Bahkan belum ada seumur jagung pun. Tapi hebatnya langsung diajak ke tahap serius. Ia tidak tahu harus menyebutnya sebagai apa? Anugrah atau bencana? Ia sendiri juga bingung. Tapi semakin lama usia sebuah hubungan maka semakin banyak rintangan yang harus dihadapi.

Selepas magrib sepulang dari masjid. Danu masuk kamar. Sarung dan baju Koko Serta peci hitamnya tidak dilepas. Ia belum mau pergi ke pangkalan badak kulon, Meski ada rapat perencanaan pestapora disana menjelang tahun baru nanti. Ia yang notabene komandan pasukan badak kulon harusnya hadir memimpin rapat koordinasi. Dimana rapatnya akan dimulai pada pukul sembilan malam nanti.

Handphone nya lagi di cas dalam keadaan di nonaktifkan. Sengaja biar cepat terisi penuh. Sambil menunggu baterai nya terisi penuh ia sempatkan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Surah yang dibacanya surah An-nisa. Surah ke empat dalam Al-Qur'an. Entah kenapa dari sekian banyaknya surah yang ada untuk saat ini ia lebih tertarik membaca surah An-nisa. Surah yang menjelaskan tentang berbagai hal. Tentang penciptaan manusia. Tentang hukum perkawinan dan warisan. Tentang kewajiban manusia terhadap Allah, termasuk larangan syirik dan keburukan orang-orang munafik. Tentang posisi perempuan dalam Islam. Tentang keimanan. Tentang perintah bertakwa dan memelihara kekeluargaan. Serta tentang perintah menghindari sifat sombong.

    'tok tok tok.'

Ditengah-tengah tilawah yang sedang berlangsung, tiba-tiba saja harus terhenti saat mendengar suara ketukan pintu.

    "Siapa?" Tanyanya kepada si pengetuk pintu.

    "Dania." Sahut dibalik kamar menyebutkan nama.

    "Ada apa?" Ia kira adiknya akan mengajak makan malam.

    "Ada tamu di depan nyariin aa." Adiknya cuma mau memberitahukan bahwa ada tamu yang datang mencarinya.

    "Siapa?" Balasnya harap-harap cemas. Takut yang datang adalah devi. Karena belakangan hari ini perempuan itu sering mencarinya. Dan ia sedang menghindar darinya.

    "Seorang laki-laki bawa mobil sedan."

    "Cowok, bawa mobil sedan, siapa ya?"

    "Enggak tau a. Katanya teman aa dari Mandalawangi."

Danu bisa menebak. Yang datang pasti antara si Reymon atau si bogel. Karena hanya merekalah temannya yang berasal dari Mandalawangi. Filing nya mengarah ke si bogel. Karena ia tahu Reymon sedang berada di jakarta.

    "Nanti aa kesana. Buatkan minum saja dulu untuknya!"

    "Iya a."

Suara Dania menghilang. Danu pun mengucap "shodaqollah" dan menutup kitab suci Al-Qur'an nya. Ia tidak langsung menemui tamunya di depan. Melainkan mengganti pakaiannya terlebih dahulu.

Di teras depan Reymon duduk seorang diri sambil memainkan kepulan asap rokoknya. Penampilannya sangat rapih. Seperti baru pulang dari kota. menggendong tas, mengenakan outer denim, memakai topi, kacamata, dan sepatu. Ia di jamu oleh Dania dengan segelas kopi dan sepiring makanan ringan. Sayangnya Dania tidak bisa menemaninya terlalu lama, lantaran harus membantu uminya menyiapkan makan malam.

Tirakat Cinta Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang