Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

[31] - Monster Kegelapan Bergerak

283 35 3
                                        

"Dikabarkan sebuah keluarga terlibat dalam aksi seks libat anak dan para pelaku yang tersisa sedang dalam proses pencarian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Dikabarkan sebuah keluarga terlibat dalam aksi seks libat anak dan para pelaku yang tersisa sedang dalam proses pencarian ...."

"Tersangka M dan tersangka I terlibat dalam kasus pemerkosaan anak di bawah umur ...."

"Seorang pria mengaku telah diperkosa bertahun-tahun oleh teman-teman ibunya ...."

"Dilakukan penyelidikan ulang mengenai kasus tersangka M dan tersangka I, sidang kedua tersangka akan ditunda sampai hasil penyelidikan ulang keluar ...."

"Identitas korban R masih dirahasiakan demi kepentingan pribadi ...."

Mereka berkumpul dalam ruang rapat sembari menyaksikan berita-berita yang memenuhi siaran televisi, kasus Rakri yang dibuka secara terbuka dan tersebar hampir di seluruh negara. Namun karena kerahasiaan identitasnya, semua orang bertanya-tanya mengenai identitasnya.

"Sudah saatnya, karena itu kita semua harus bersiap ...." kata Sheyna bangkit dari kursinya dan berjalan pada papan transparan yang dipenuhi coretan dan beberapa lembar foto.

"Keamanan Meliani dan Imelda diperketat pihak berwenang," lapor sekretaris Sheyna dengan papan dokumen di tangannya.

"Kedua orang tua Rakri melarikan diri, akses pelayaran dan penerbangan di tutup. Jalan tol mengalami pemeriksaan secara berkala terkait pencarian tersangka, namun saya telah mendapatkan lokasi ayah Rakri." tambah Rion membuat Rakri menjadi pusat perhatian.

Pria itu hanya duudk tenang dengan wajah tanpa ekspresinya seolah-olah dia sudah mengetahuinya, lebih tepatnya Rakri tayu bahwa para targetnya tidak akan bisa melarikan diri kemana pun selama mereka dalam pantauannya.

"Belum diketahui posisi Almira, kemungkinan dia melarikan diri di desa pedalaman dan kami masih mencarinya." imbuh sekretaris Sheyna.

Sheyna mengangguk mendengar laporan mereka, "Teruskan sesuai rencana."

Sheyna mengetuk lembaran foto Meliani dan Imelda secara bersamaan, "Mereka sudah tertangkap, sisanya hanya perlu memantau pergerakan mereka dan membatasi pengunjung mereka."

"Lalu Chandra, aku menyerahkan kasus mereka berdua padamu dan timmu. Hukum mereka dengan hukuman seberat-beratnya dan pastikan mereka tidak bisa mengajukan sidang banding atau remisi." perintah Sheyna membuat Chandra yang duduk di ujung meja dengan beberapa orang-orangnya mengangguk paham.

"Untuk remisi agak sulit, karena setiap tahanan akan mendapatkan hal tersebut selama ada perjanjian dan tindak laku baik. Tapi tenang saja, remisi tidak berlaku pada terpidana yang mendapat vonis hukuman mati atau seumur hidup. Karena aku tidak akan membiarkan mereka lolos dari genggamanku." jawab Chandra dengan senyum profesionalnya membuat para rekan kerjanya merinding.

Si pengacara pemberantas kriminal kembali.

Itulah salah satu julukan Chandra yang terkenal dari sekian banyak jululan yang tercantum pada dirinya. Dia menghukum para pelaku kejahatan dari balik layar, ia mengendalikan alur hukum dari belakang dengan kerjasama dengan rekan-rekannya di bidang hukum dan lainnya.

Who is He? [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang