Our Time (OT7)

625 68 47
                                        

4 Hari Kemudian.

Asa secara resmi keluar dari rumah sakit setelah melewati serangkaian pengobatan selama beberapa hari untuk pemulihannya pasca kecelakaan.

Mendengar kabar tersebut, tentu membuat para sahabatnya senang. Mereka berencana untuk membuat acara perayaan kecil-kecilan demi menyambut kepulangan Asa dari rumah sakit.

Sebagai anggota tertua, Ruka mengajukan ide untuk mengadakan acara barbeque, tapi Pharita langsung menyela dengan bilang : kalau ide tersebut terlalu simple, ia ingin acara makan-makan mereka jauh lebih meriah dan berkesan dari sekedar barbeque-an saja.

Karena perbedaan pendapat, keduanya sempat berdebat kecil hanya untuk menentukan menu apa yang cocok di acara penyambutan Asa malam nanti.

Namun setelah berembuk, pada akhirnya mereka semua saling sepakat untuk menyerahkan menu tambahan acara pada Dain selaku kepala koki, karena diantara mereka bertujuh, hanya Rora lah yang paling ahli dan jago dalam hal masak memasak.

Itu benar, BerTUJUH!
Rami dan Chiquita kini sudah resmi masuk kedalam circle genk Ruka dkk, karena sejak beberapa hari terakhir, kedua gadis muda itu ikut rutin menjenguk Asa dirumah sakit.

Jadwal menjenguknya pun berbeda-beda, kadang berbarengan dengan Ahyeon dan Rora, tapi dalam beberapa kesempatan lain, mereka bertiga pergi menjenguk sepulang dari sekolah tanpa keikut-sertaan sang direktur karena Ahyeon benar-benar tak bisa meninggalkan pekerjaannya saat itu.

Mereka mampir tanpa pulang kerumah terlebih dahulu karena jarak antara rumah sakit dan sekolah memang tidak terlalu jauh, itu sebabnya mereka sering datang menjenguk meski Asa sudah dalam kondisi baik-baik saja.

Yaa.... anggaplah kepedulian yang mereka tunjukkan sebagai bentuk solidaritas sebagai sesama teman.

Dan dari sanalah, hubungan pertemanan antara Rami, Chiquita dan ketiga sahabat Ahyeon yang lain menjadi semakin dekat. Intensitas pertemuan yang mereka lakukan selama 4 hari terakhir telah membentuk sebuah jalinan hubungan akrab, yang membuat mereka bertujuh perlahan menjadi saling cocok satu sama lain.

Mereka seolah saling menemukan radar frekuensi yang sama. Saking cocoknya, mereka tahan untuk berbincang-bincang selama berjam-jam setiap kali ada sesi pertemuan, saling bertukar tawa receh, mengangkat segala jenis topik dari A sampai Z, dari yang random hingga ke topik yang paling serius, semuanya dijabani.

Mereka merasa saling nyaman dan nyambung dalam banyak hal, sampai-sampai mereka melupakan fakta, bahwa 3 dari mereka bertujuh, masihlah anak sekolahan. Meskipun ada GAP usia yang lumayan jauh, nyatanya, tak ada kesenjangan yang mencolok diantara mereka semua.

Harus Ruka and the Genk akui, bahwa Dain, Rami dan Chiquita termasuk gadis muda yang memiliki kecerdasan EQ diatas rata-rata, para gadis itu sangat mahir dalam berinteraksi dengan orang-orang sekitar.

Ketiganya sama-sama luwes dalam hal berkomunikasi, membuat kesan seakan-akan mereka tak mempunyai kesulitan samasekali untuk bisa "masuk", dan berbaur, sebab ketiganya mampu menyesuaikan diri dengan mudah hanya dalam hitungan menit.

Pantas saja bila mereka bertiga bisa bersahabat dalam 1 genk selama bertahun-tahun lamanya, sebab secara karakteristik, Dain-Rami-Chiquita terbilang sama dan mirip. Hal inilah yang membuat hubungan persahabatan mereka langgeng hingga sekarang.

Saat ini jam telah menunjukkan pukul 19:01 KST, Ruka dan Pharita bertugas untuk menjemput Asa kerumah sakit, sedang Ahyeon, Dain, Rami dan Chiqi bertugas untuk menyiapkan pesta mini mereka yang sebentar lagi akan dimulai.

"Kembang api nya jangan dimainin sekarang dong Chiq, nanti habis!" Protes Rami saat memergoki Chiquita memainkan beberapa kembang api yang sengaja mereka beli sebagai pelengkap acara malam ini.

CheeZe CaKeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang