Gossip (Attention)

535 68 101
                                        

3 Hari Kemudian.

Semuanya telah berjalan normal seperti sediakala, pekerjaan Ahyeon sudah terasa lebih santai karena adanya bantuan dari asisten pribadinya, meski baru 3 hari bekerja dikantor, nyatanya Joy mampu menunjukkan integritasnya se-profesional mungkin sebagai sekretaris.

Wanita tersebut bekerja dengan sangat telaten, tekun, dan penuh rasa tanggungjawab. Sejauh ini Ahyeon merasa sangat puas dengan kinerja Joy. Disamping itu, sikap Joy yang tenang dan dewasa telah membuat sang direktur merasa nyaman dan juga cocok.

Walau secara usia mereka berbeda 4th, namun untuk interaksi sehari-hari, mereka tetap saling menghormati satu sama lain. Tidak hanya Dain saja yang merasa punya figur seorang kakak setelah hadirnya Joy dalam kehidupan mereka, tetapi Ahyeon pun merasakan hal yang sama pula.

Adanya Joy disampingnya sebagai partner kerja, seakan membawa suasana baru yang membuat Ahyeon tak lagi merasa sumpek atau kesepian saat sedang berada dikantor. Selain pekerjaannya yang diringankan, ia juga memiliki teman bicara yang menjadikannya lebih enjoy dalam menuntaskan seluruh tugas-tugasnya.

Intinya keputusan untuk memiliki seorang asisten bernama Park Sooyoung telah memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan karir seorang Jung Ahyeon.

Saat ini jam hampir menunjukkan waktu tengah hari, usai menuntaskan segenap pekerjaan dan agenda meeting, Ahyeon mengajak Joy untuk makan siang di kantin kantor.

Semenjak wanita bermarga Park itu diresmikan sebagai asisten pribadi sang direktur, tak sedikit pegawai lain yang mulai berbincang-bincang, membicarakan perihal Joy.

3 hari ia bergabung di perusahaan, dan selama 3 hari berturut-turut juga dirinya menjadi bahan gosip hangat.

Topik gosip yang diangkat pun bermacam-macam, ada yang sekedar membahas soal parasnya, memuji Joy sangat cantik mirip seperti model, ada juga yang mengatainya beruntung karena berhasil menjadi sekretaris pribadi Ahyeon, dimana boss mereka itu terkenal susah untuk dekat dengan oranglain.

Sampai ke selentingan gosip paling konyol yaitu beberapa diantara pegawai menuding sang direktur memiliki hubungan spesial hanya gara-gara melihat kedua wanita dewasa tersebut saling akrab satu sama lain.

Rumor-rumor semacam itu baru dialami sang direktur ketika Joy bergabung di perusahaan, selama ini ia tak pernah dijadikan bahan gosip para karyawannya karena Ahyeon selalu bekerja sendirian, menghandle seluruh tugas-tugasnya hanya dengan bantuan dari beberapa petinggi lain seperti manager dan juga bantuan dari Daddy nya, Jae Han.

Tapi selama Joy bergabung dan menjadi sekretarisnya, mulut para pegawainya yang semula adem kontan berubah menjadi lebih nyinyir. Sebenarnya Ahyeon tak peduli soal itu, karena faktanya, ia dan Joy tak terlibat hubungan apapun selain hanya sebagai partner kerja dan sebatas kakak-adik saja diluar dari urusan kantor.

Ia merasa tak perlu ada tanggapan untuk gosip murahan semacam itu.
Ahyeon cuma tak habis pikir, mengapa anak buahnya rela menyisihkan waktu untuk mengurusi hal-hal semacam ini, seolah-olah tugas mereka yang ada dikantor tak jauh lebih penting dari menggosipkan boss mereka sendiri dari belakang.

Bukankah itu kurang kerjaan namanya?

"Bagaimana kalau sewaktu-waktu Dain mendengar soal ini Sajangnim?" Ucap Joy membuka percakapan. Ia bertanya pada Ahyeon setelah mereka mengambil duduk di salah satu meja kantin kantor.

"Dain tidak akan terpengaruh, dia lebih percaya padaku daripada gosip receh seperti itu" balasnya sambil menyeruput minumannya.

"Semoga saja! Kalau sampai Dain mendengar gosip ini ketika dia menyambangi Sajangnim dikantor, aku yang jadi tidak enak hati dengannya. Aku takut Dain berpikir bahwa ucapan para karyawan adalah sesuatu yang benar, karena yang ikut bergosip tidak hanya satu dua orang"

CheeZe CaKeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang