Emotional (Crown)

567 69 88
                                        

Keesokan Harinya.

Tersisa 2 hari lagi Dain libur sekolah, ia yang sudah sembuh dari demam memilih untuk janjian dengan Rami dan Chiquita di rumahnya. Belum tau rencana ingin pergi kemana hari ini, namun yang jelas ia sangat merindukan kedua sahabatnya itu.

Rora ingin mengobrol ringan, bercanda, dan melepas rasa rindunya setelah beberapa hari tidak bertemu dengan 2 bocah random tersebut. Walau masuk sekolah sebentar lagi dan mereka bertiga bisa bertemu saat disekolah, tapi tetap saja, pertemuan di hari libur seperti ini memberikan kesan yang berbeda.

Saat ini jam telah menunjukkan pukul 10:15 KST. Dain tengah bersiap-siap, berpakaian rapi sambil menunggu kedua sahabatnya. Rambutnya ia gerai dengan memakai aksesoris penjepit yang diberikan Joy tempo hari, dan sedikit berdandan dengan memoles make up tipis agar wajahnya terlihat lebih segar.

Hingga tak lama berselang, terlihat Young Ae berjalan menghampiri putrinya yang masih berada didalam kamar untuk memberitau, bahwa Rami dan Chiquita sudah datang dan kini tengah menunggunya diruang tamu.

"Jangan terlalu lelah ya sayang, nanti kau demam lagi" ucap sang ibu mengingatkan sambil membelai surai panjang anaknya.

"Ne, eomma tenang saja. Kami hanya ingin berjalan-jalan sebentar.. aku sumpek berada dirumah sejak kemarin, jadi sebelum kembali ke sekolah aku ingin mengajak mereka berdua refreshing"

Young Ae mengangguk, ia mengusap singkat pipi chubby anak gadisnya sambil tersenyum "Baiklah, hati-hati dijalan ne? Hari ini kau tidak bertemu dengan Ahyeon?"

"Kami selalu bertemu.. Ahyeon unnie pasti akan menemuiku setelah jam kerjanya selesai, wae eomma?"

"Anniya, eomma ada membuat beberapa menu makanan. Kalau kau tidak keberatan, mampirlah sebentar ke kantornya untuk memberikan titipan eomma. Eomma membuatnya cukup banyak, jadi Ahyeon bisa membaginya dengan Joy untuk makan siang mereka berdua"

Mendengar penuturan sang ibu, Dain yang masih sibuk memakai liptint kontan menaikkan atensinya "Jeongmal? Kenapa eomma tidak bilang kalau hari ini akan masak banyak untuk bekal makan siang mereka? Kalau eomma bilang kan aku bisa membantu"

"Kau itu masih masa pemulihan sayang, untuk apa repot-repot membantu eomma.. eomma masih sanggup melakukannya sendiri"

Rora cemberut "justru aku merasa lama sembuh jika tidak melakukan apapun eomma..."

"Aigooo jangan merajuk anakku sayang, kau bisa membantu eomma lain kali.."

Dain membuang nafasnya "Geurae... oh ya, tumben sekali eomma membuatkan bekal makan siang untuk Ahyeon unnie? Apa ada hal spesial yang terjadi diantara kalian yang tidak aku ketahui?" Tanya Dain penasaran.

Ibunya tersebut memang sangat perhatian dengan kekasihnya, tapi selama mereka menjalin hubungan, Young Ae belum pernah membuatkan bekal khusus untuk sang direktur seperti ini.

Jadi Rora penasaran saja, kenapa tiba-tiba ibunya bisa se-effort itu padahal mereka juga baru bertemu kemarin sore saat Ahyeon datang menjenguknya.

"Hanya ucapan terimakasih sayang. Eomma ingin berterimakasih padanya karena sudah menjagamu selama eomma pergi keluar semalam.."

Gadis bermarga Lee mengulum bibirnya usai mengetahui alasan sang ibu, mengapa eommanya sengaja memasak beberapa makanan spesial untuk pacar dewasanya tersebut. Ternyata sebagai ucapan terimakasih.

Padahal tanpa diberi imbalan pun, Ahyeon akan selalu senang hati jika harus dititipi pesan untuk menjaga Rora. Bagaimana tidak senang, alasan menjenguk langsung berubah menjadi sesi cooking date dadakan.

Alih-alih menjaga jarak agar tidak ketularan, yang terjadi malah kebalikannya. Boro-boro ngejagain bocil, mereka berdua malah kencan didapur, ciuman berulang kali, saling bermanja ria satu samalain, makan ramyeon bersama, mengobrol, yaaa meskipun ada bumbu-bumbu pertengkaran sedikit, tapi selang beberapa menit kemudian baikan lagi, mesraan lagi.

CheeZe CaKeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang