Where is (i'm Sorry)

588 75 71
                                        

Hampir 2 jam penuh Ahyeon dan Dain mengitari setiap sudut kota Seoul, dan selama itu juga mereka belum menemukan dimana keberadaan Joy.

Padahal, mereka meninggalkannya di kedai selama 20 menit saja. Jika dihitung-hitung, harusnya wanita bermarga Park tersebut belum pergi terlalu jauh, dan harusnya pasangan ini bisa dengan mudah mendapati keberadaannya.

Tapi yang terjadi malah diluar dari harapan, hasil pencarian mereka tetaplah nihil. Joy seolah menghilang ditelan bumi. Samasekali tak meninggalkan jejak.

Ahyeon juga sudah berusaha untuk menghubungi nomer kontak yang tertera pada berkas lamaran Joy yang sempat ia simpan tadi pagi, berharap calon asistennya bersedia mengangkat panggilan telponnya, namun setelah mencoba berkali-kali, yang ada hanyalah sambutan dari suara operator, yang menandakan bahwa nomer tersebut tidak aktif.

Hal ini membuat Ahyeon semakin frustasi, selain karena merasa bersalah, dirinya juga khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada wanita itu. Sikapnya yang kasar pada Joy, membuat Ahyeon jadi berpikir yang bukan-bukan.

Sedangkan Dain yang melihat kegelisahan kekasihnya hanya berusaha untuk menenangkan Ahyeon. Ia pun sama khawatirnya, tapi kondisi mereka sekarang ini memang benar-benar clueless. Mereka tak tau bagaimana cara mencari Joy karena tak ada satupun petunjuk yang dapat membantu mereka.

Merasa sudah cukup lelah, Ahyeon dan Dain akhirnya memutuskan untuk kembali ke kedai. Dan melanjutkan pencarian di keesokan harinya.

Skip 🦋🐼

Di Kediaman Keluarga Jung

Saat ini jam telah menunjukkan pukul 19:07 KST. Mansion mewah milik keluarga Jung telah dipenuhi dengan anggota genk Ruka dkk.

Ahyeon sengaja mengundang semua teman-temannya untuk datang, agar ia bisa berembuk dengan para sahabatnya dan mencari solusi bersama-sama demi menemukan keberadaan sang calon asisten secara maksimal.

Sebelumnya, Ahyeon sudah menceritakan dengan detail tentang apa yang sebenarnya terjadi. Diawali soal ide Jae Han yang membuka lowongan untuk mencari sekretaris pribadi bagi sang anak.

Lalu tentang bagaimana perkenalan Dain dengan Joy di kedai dalam 2 hari ini, berikut dengan rincian kejadian yang pada akhirnya melibatkan mereka bertiga, semuanya diceritakan secara detail oleh Ahyeon agar para sahabatnya bisa menilai dengan baik, apa yang menjadi titik point dari problem yang tengah mereka hadapi sekarang ini.

Selain anggota genk, orangtua Ahyeon pun juga sudah mengetahui perihal tersebut. Awalnya mereka sempat menegur sikap sang anak, dan menasehati Ahyeon agar ia tidak mengulangi perbuatan semacam itu lagi.

Meski sempat tak habis pikir dengan perilaku cemburu putrinya yang dinilai agak berlebihan hingga mengorbankan pihak lain, namun disatu sisi Jae Han dan Hyo Joo juga merasa lega, karena anak semata wayang mereka berani mengakui kesalahannya dan berusaha keras untuk bisa memperbaikinya.

Bahkan saking niatnya, Ahyeon sengaja mengajak para sahabatnya untuk ikut berkontribusi, dengan harapan, salah satu dari mereka dapat menemukan sosok Joy dan membawa wanita tersebut bergabung kembali ke perusahaannya.

"Apa di berkas lamaran tidak tertera alamat tempat tinggalnya Yeon?" Ucap Pharita memulai percakapan.

Mereka semua memotret pas foto yang ada pada berkas lamaran milik Joy untuk bisa menandai wajah wanita tersebut selama masa pencarian nanti.

Bukannya mendengar jawaban sang empunya rumah, gadis pirang termuda malah menyahut dengan melontarkan kalimat diluar dari konteks.

"Ommo Joy unnie ternyata sangat cantik.. wajahnya layak disandingkan dengan artis pemain drama.." celetuk Chiquita ditengah-tengah obrolan serius yang sedang berlangsung.

CheeZe CaKeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang