Discussion

567 70 42
                                        

Seminggu Kemudian.

Di Kedai Halmoni.

Masa ujian telah usai, kini Dain mendapat jatah libur sekolah selama beberapa hari kedepan sebelum masuk waktu pembagian raport.

Kebetulan hari ini adalah hari pertama ia libur. Dan karena terbiasa hidup produktif, Dain memutuskan untuk kembali membantu sang nenek di kedai demi mengisi waktu luangnya agar tidak terbuang sia-sia.

Selain ingin membantu, sejujurnya ia juga sangat merindukan neneknya, karena akhir-akhir ini ia jarang mengunjungi kedai karena terlalu sibuk belajar dan sibuk bertemu dengan kekasihnya setiap kali ada kesempatan.

Halmoni juga maklum jika cucu kesayangannya jarang mengunjunginya, wanita berusia senja itu hanya ingin memberikan sedikit kebebasan untuk Rora sebagai remaja yang sebentar lagi menuju usia dewasa.

Bagaimanapun juga sang nenek pernah muda, ia tau rasanya kasmaran. Jadi biarlah Dain menikmati hari-harinya dengan melakukan apa yang cucunya itu suka, demi menikmati masa-masa remajanya asal tidak kelewat batas.

Saat ini jam telah menunjukkan pukul 09:27 KST, suasana kedai kebetulan agak senggang, hanya ada sekitar 5 pengunjung yang datang. 3 diantaranya pengunjung pria, 2 sisanya pengunjung wanita.

Rora yang sejak tadi sibuk melayani pelanggan memilih untuk duduk di pojokan dan memainkan ponselnya sejenak. Bertukar pesan dengan sang kekasih untuk membahas jadwal pertemuan mereka hari ini.

Tadinya Rora memberikan inisiatif untuk bertemu di kedai sepulangnya Ahyeon dari kantor, tapi sang direktur menolak dan malah meminta Dain menghampirinya langsung ke perusahaan dengan datang sekitar jam 3 sore.

Itu artinya, Ahyeon menginginkan Dain menemaninya di kantor selama 2 jam penuh sembari menunggu jam kerjanya selesai.

Masih asik-asiknya berselancar via chat, tak lama berselang pintu kedai terbuka. Masuklah seorang pelanggan baru yang mengharuskan Rora menghentikan aktivitas bermain ponselnya saat itu juga.

Dengan gerak cepat ia menghampiri sang tamu yang tampak seperti seorang wanita kantoran. Pakaiannya rapi, tubuhnya tinggi semampai, rambutnya digerai indah dengan makeup yang memberi kesan flawless pada wajahnya.

Wanita tersebut terbilang cantik, terlihat elegan untuk pakaian formal meski tidak mengenakan banyak accessories demi menunjang penampilannya.

"Annyeonghaseyo unnie, ada yang bisa saya bantu?" Sapa Dain ramah kepada tamu barunya.

Wanita itu tersenyum, dengan lipstick berwarna merah plum memberikan kesan yang tak kalah ramah.

"Annyeong... aku ingin memesan secangkir hot americano dengan sepotong cake. Boleh aku tau menu-menu cake yang ada disini?" Balasnya usai menempati sebuah meja yang tak jauh dari area pintu masuk.

Rora mengangguk, senyumnya masih terpatri dengan sempurna selama ia melayani pelanggan barunya tersebut.
"Unnie bisa melihat menu cake kami disini" Dain menyerahkan buku menu kedai dan menunggu sang tamu memilih pesanannya.

"Kamsahamnida" wanita itu memperhatikan satu persatu gambar menu yang tertera. Semuanya tampak menggugah selera, namun kedua matanya langsung tertuju pada sebuah cake yang cukup menarik perhatiannya.

"Carrot cake ini sepertinya enak, tolong berikan satu ya" ucapnya seusai mendapat menu yang diinginkan.

"Pilihan yang bagus unnie.. mohon ditunggu sebentar"

Dain berlalu sejenak menuju etalase kuenya, serta membuatkan sang tamu secangkir hot americano.

7 menit kemudian Rora kembali ke meja si pelanggan, dengan senyum hangat ia meletakkan pesanan tersebut sembari memberikan bungkukan hormat.
"Selamat menikmati unnie, semoga anda menyukainya"

CheeZe CaKeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang