Tok Tok Tok
Suara pada pintu kaca mobil diketuk secara berulang oleh si gadis Jepang. Setelah 25 menit meninggalkan Ahyeon dan Dain didalam mobil miliknya, Ruka dkk memutuskan untuk kembali menemui mereka berdua.
Ketiganya berpikir, waktu selama 25 menit sudah lebih dari cukup bagi Ahyeon dan Rora berbicara empat mata untuk menyelesaikan persoalan mereka.
Kasihan juga kalau para anggota genk mengunci mantan pasangan tersebut terlalu lama, siapatau sang direktur atau Dain kebelet ke kamar mandi, masa iya mau ditahan-tahan sampai waktu yang tidak ditentukan, bisa-bisa kena kencing batu tuh 2 bocah.
Amsyong dong si Ruka kalau sampai bikin anak orang kena penyakit! Alamat kena tuntut pengadilan dia. Kan serem 🫣😆
Suara alarm mobil terdengar nyaring ketika si gadis Jepang membuka kunci Hyundai Pallisade miliknya setibanya mereka di parkiran.
Tampak Rora dan Ahyeon memasang wajah agak panik, dengan gegabah sang direktur cepat-cepat turun dari pangkuan Rora, mengembalikan posisi duduk mereka yang memisah seperti diawal, sambil sesekali merapikan rambut dan pakaian atas mereka yang ternyata sedikit berantakan.
Keduanya terkejut, sebab tak mengira jika Ruka, Joy dan Pharita akan muncul secepat ini.
Untungnya mereka telah menyelesaikan obrolan tentang kesepakatan soal confession yang Dain ajukan pada Ahyeon beberapa menit sebelumnya.
Kalau saja ketiga sahabatnya itu kembali disaat mereka masih bergelut dengan adegan French Kiss yang begitu panas, bisa dibayangkan, betapa malunya kedua gadis ini jika sampai Ruka dkk memergoki aksi tak senonoh mereka.
Duh mau taruh dimana wajah Ahyeon nanti?
Sudah dapat dipastikan, sang direktur akan menjadi bulan-bulanan para anggota genk nya. Di gosipkan secara brutal dengan highlight : Seorang direktur muda garis keturunan Jung Family berlaku mesum terhadap anak remaja 18th!
Hancur sudah reputasi Ahyeon yang selama ini menyandang image sebagai wanita karir yang tak mudah disentuh.
Tapi giliran dipacari Rora yang masih anak sekolahan, eh geragasnya minta ampun, genitnya gak ketulungan ya Yeon 😆
"Udah ngobrolnya? Udah baikan belum?" Cerocos Ruka to the point usai pintu mobilnya ia buka.
Tapi belum sempat ia mendengar jawaban dari Ahyeon dan Dain, gadis Jepang tersebut malah memperlihatkan ekspresi yang cukup menyebalkan.
Kedua matanya ia sipitkan hingga menyisakan bentuk segaris, ditambah dengan tatapan sarat akan rasa curiga.
"Kalian gak lagi mesum di mobil gue kan?" Selidiknya sembari mengendus-ngendus aroma asing pada mobilnya.
"M-mwoya? Mesum apa maksud lo Ru? Jangan ngomong sembarangan!" Ahyeon gelagapan, ia berusaha menyanggah tuduhan sang sahabat dengan memasang wajah tak kalah garangnya.
"Jinjjaro? Lo yakin Yeon? Tapi kenapa dimobil gue ada bau mint? Terus itu tuh, kenapa bibir kalian bengkak? Mana merah banget lagi, hayoo ngaku... Pasti kalian abis ngapa-ngapain kan tadi? Gue ngasih pinjem mobil gue biar kalian cepet damai ya, bukan buat dipake bermesum ria!" Cetus Ruka mengintimidasi yang membuat Ahyeon dan Rora reflek menelan ludah.
Plaaakk!!!
Pharita menampol lengan Ruka bersamaan dengan jeweran cukup keras, yang sengaja dilayangkan gadis Thailand pada telinga kanannya.
"Gak sopan banget lo nanya-nanya hal sensitif kayak gitu!!"
"Haish, kok lo jadi mukul gue sih Mprit? Lo itu muka doang lembek kayak jelly, seolah-olah jadi wanita anggun yang gak bisa dikerasin, tapi giliran sama gue kasarnya bukan maen. Demen bener pake kekerasan, seandainya lo jadi perempuan terakhir di bumi ini, gue sih ogah punya pasangan kayak lo. Nenek sihir, galak!"
KAMU SEDANG MEMBACA
CheeZe CaKe
FanfictionBerawal dari pertemuan yang tak disengaja antara 2 gadis yang berbeda latar belakang disebuah kedai. Karena Cheesecake gratis, tanpa sadar keduanya kian dekat hingga terjalinlah sebuah ikatan yang tak pernah mereka duga sebelumnya.
