Encounter (Surprised)

443 56 88
                                        

Keesokan Harinya.

Tanggal 14, hari ini adalah hari spesial yang sangat ditunggu-tunggu oleh para anggota genk yang sudah begitu effort mempersiapkan pesta kejutan untuk Dain yang dalam hitungan jam akan berganti usia menuju ke 18th.

Semua anggota sudah menyediakan waktu khusus untuk gadis bermarga Lee, agar mereka bisa lebih dulu datang ke pantai sebagai lokasi birthday party demi menyambut kedatangan Rora yang akan dibawa Ahyeon sepulangnya sang direktur dari kantor.

Mereka sengaja tidak terlihat sibuk dan berlagak beraktivitas seperti biasa alih-alih menyinggung soal hari ulangtahun karena tak ingin rencana mereka terendus oleh Dain.

Sebisa mungkin semua anggota bersikap biasa-biasa saja seolah tak ada yang tau tanggal ulangtahun Rora selain kedua sahabat karibnya yaitu Rami dan Chiqi.

Berhubung ketiga sekawan ini selalu merayakan hari lahir masing-masing walau hanya sekedar membawa kue ulangtahun berukuran kecil, namun mereka sepakat, menjadikan agenda setahun sekali itu sebagai hal wajib yang harus direalisasikan meski dengan sebuah kejutan sederhana.

Jadi semisal Rami dan Chiqi memberikan kejutan untuk Rora, Dain pasti tidak akan menolak karena dirinya memang sudah terbiasa menerima perlakuan semacam itu dari kedua sohibnya.

At this point, Dain takkan menaruh kecurigaan apapun terhadap Rami dan Chiqi. Walau sebenarnya tanpa Rora ketahui, kedua sahabatnya tersebut sedang melakukan kongkalikong, menyiapkan another surprise yang lebih besar untuk moment birthday sang sahabat kali ini.

Namun kedua gadis pirang tersebut samasekali tidak tau seperti apa reaksi Rora andai dirinya tau semua anggota genk memberikannya pesta kejutan di pantai yang merupakan tempat favoritnya, apakah Dain akan senang seperti ia menerima kejutan dari Rami-Chiqi atau mungkin malah protes karena menganggap perayaan seperti itu terkesan mubadzir dan hanya membuang-buang uang.

Maklumlah, selama mereka bertiga menjalin hubungan persahabatan, hanya Dain satu-satunya orang yang paling tak suka hari ulangtahunnya dirayakan secara berlebihan.

Baginya, ucapan dan doa saja sudah cukup mewakili rasa syukurnya. Tak perlu menggelar pesta mewah hanya untuk menyambut pertambahan umur seperti anak remaja kebanyakan.

Justru yang perlu di upgrade saat bertambah usia itu adalah kepribadian dan kualitas diri kita, untuk apa merayakan hari lahir secara hedon tapi kualitas manusianya sendiri malah stuck ditempat atau bahkan semakin mundur ke belakangan, sama saja dengan omong kosong bukan?

Mindset dan Prinsip semacam inilah yang sejak dulu Dain pegang, itu sebabnya ia tak pernah terlalu heboh setiap kali menyambut hari ulangtahunnya dari semenjak ia kecil hingga sedewasa ini.

Banter-banter merayakan dengan keluarga inti dan kedua sahabatnya itu saja, kalau tidak makan-makan ya palingan pergi hangout seharian bersama Rami-Chiqi dengan syarat ia lah yang menjadi boss Bandar nya.

Skip 🦋🐼

Saat ini jam tengah menunjukkan pukul 13:10 KST. Setelah pulang sekolah, ketiga sekawan ini memutuskan untuk nongkrong cantik di cafe tempat langganan mereka setelah 3 hari lamanya mangkir dari agenda kumpul-kumpul.

Rora tak menolak ketika diajak nongkrong oleh kedua sahabatnya karena ia tau, Rami dan Chiqi pasti akan memberikan ucapan dan surprise kecil-kecilannya ditempat ini.

Dan benar saja, baru 10 menit ia berada disini, terdengar suara nyanyian lagu happy birthday yang digaungkan si gadis Thailand lengkap dengan atribut ulangtahun seperti topi, dan beberapa hiasan lain.

Rora memang sudah menduga akan ada surprise, namun yang kali ini terlihat cukup effort dari biasanya.

5 menit yang lalu sahabatnya itu izin pamit ke toilet, berpura-pura mau mencuci tangan padahal niatnya hanya ingin mengambil kue yang sedang disembunyikan oleh pihak Cafe agar ia dan Rami bisa menyerahkan hadiah kejutan saat Rora berhasil dibawa mampir kesini.

CheeZe CaKeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang