Part 4

6.4K 582 44
                                        

Will you hold me tight and not let me go?

.........

Hening sejenak mengisi kekosongan diantara mereka. Jungkook masih menggengam tangan Sohye, ia masih tak habis pikir, mengapa bisa istrinya berkata begitu.

"kau masih memikirkannya bukan? Kau menyebut namanya dalam tidurmu, aku tahu aku adalah orang ke-3 dalam hubungan kalian, tapi itu sudah menjadi masa lalu. Kau sekarang sudah punya aku dan Ara Jung." ucap Sohye, suaranya bergetar, menahan sesak.

Jungkook tersentak, mendengar kalimat yang barusan keluar dari mulut Sohye. sebegitu besarkah rasa penyesalannya dan rasa ingin Hana kembali padanya? Hingga tanpa sadar ia menyebut nama itu dalam tidurnya.

"aku mohon, tolong lupakan dia aku ingin memiliki mu seutuhnya, aku ingin hati mu hanya untuk kami ber-2 aku dan Ara Jung..."

Jungkook, diam. Hatinya berkecamuk dengan pikiran. Memikirkan kalimat apa yang akan ia ucapkan untuk menunjukkan alibinya.

"perasaan menyesal akan membawa seseorang kembali kemasa lalu, maafkan aku " ucap Jungkook

Sohye sangat terkejut dengan jawaban Jungkook. Hingga amarah dan kekecewaan yang ia rasakan semakin merasuk kedalam tubuhnya "jadi, kau menginginkannya kembali padamu?? " Sohye menatap Jungkook tajam

Bisa ia lihat, bahwa air mata telah jatuh membasahi pipi istrinya, tanpa ia mau ia telah kembali membuat luka itu kembali hadir, tapi bukan Hana lagi yang merasakannya melainkan Sohye.

Jungkook masih bungkam, tanpa ia minta ia telah kembali melakukan kesalahan yang sama

"kau pernah, berjanji padaku jika kau akan slalu memelukku erat dan tak akan membiarkanku pergi.. " nada bicara Sohye bergetar pertanda rasa perih dihati sudah mengusai hatinya

"ya..aku berjanji itu padamu, dan sekarang janji itu masih ku pegang kuat, tapi aku tak bisa membohongi perasaan ini lagi, maafkan aku..."

Sohye semakin sakit mendengar perkataan Jungkook.

Ara hanya mampu diam tanpa kata, tak mengerti dengan apa yang orang tuanya perdebatkan saat ini.
Ia melangkahkan kakinya untuk mendekat sang ibu, ia merasa sedih juga jika melihat sang ibu yang tengah menangis itu.

"eomma~~" Ara pun memeluk tubuh ibunya , gadis kecil itu kemudian menatap sang ayah dengan air mata yang ikut berlinang juga.

"appa, tolong jangan buat eomma menangis.. " pintanya pada Jungkook

"sekarang kau pilih... kau pilih kami ber-2 atau wanita itu??" kini Sohye kembali angkat bicara

Deg!

Pertanyaan tersulit yang pernah Jungkook dapat selama hidupnya, pertanyaan yang tak ingin ia dengar akhirnya muncul juga dari mulut Sohye

"tolong! jangan membuat ku memilih pilhan yang sulit"

"jika kau tak bisa memilih...." Sohye menjeda kalimatnya, ia sekarang mengenggam tangan sang anak.

"maka jangan halangi aku dan Ara, untuk pergi dari sini. ayo Ara kita pergi dari sini" Sohye menggandeng paksa tangan Anaknya, Jungkook pun relfeks mencegah mereka

" tolong! jangan pergi~~ maafkan aku " Jungkook tak bisa berkata apa-apa lagi, ia sudah berada dalam batas kebingungan, mengapa kelabilan mendadak muncul dalam dirinya? Membuat Ia susah untuk memilih.

"maaf?? Apakah dengan kata maaf kekecewaan ini akan terhapuskan begitu saja?"

Deg!

Bagai sebuah hantaman keras menghantam jiwa Jeon Jungkook ingatan akan kata-kata yang pernah Hana ucapkan kembali muncul dalam benaknya. bagaimana bisa 2 orang wanita itu mengatakan hal yang sama? Jungkook diam tanpa kata,

Sorry [2] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang