Part 12

4.7K 474 109
                                        

Hope u like readers.. :)

...........

"dokter detak jantung pasien ini tak terdeteksi" ucap salah 1 suster pada Yoongi

Yoongi pun menghampiri pasien tersebut, kemudian memeriksanya

"cepat ambilkan defribolator" perintah Yoongi

Sang suster pun mengambil defribolator sesuai dengan yang diperintahkan Yoongi.

"isi dengan 200 joule.." perintahnya lagi setelah membuka baju sang pasien 

"ha..dul..set shock!"

Yoongi memeriksa detak jantung pasien namun detak jantung pasien masih belum terdeteksi

"lagi..shock!"

Yoongi kembali mengecek kondisi detak jantung pasien.

"jantungnya sudah kembali berdetak, namun ia mengalami infark miokard dan gagal jantung ini harus segera dilakukan pembedahan. Siapkan ruang operasi segera!" perintah Yoongi

"tapi dokter, siapa yang akan melakukan operasi? Profesor Park tak ada disini"

Yoongi mengusap wajahnya kasar

"aishh aku lupa, hhh... baiklah siapkan angografi koroner dan echocardiogram dulu. Aku akan meminta bantuan dokter Kim dan dokter Song untuk membantu" ucap Yoongi

"baik dokter"

suster itu segera pergi dan melakukan tugasnya

Yoongi pun kemudian menghampiri Hana yang saat ini tengah ikut mengobati para korban kecelakaan didalam IGD

" Dokter Kim" panggil Yoongi

"ne.." balas Hana tanpa menoleh ia fokus pada pasiennya.

"kita mempunyai pasien yang mengalami gagal jantung, dan ini harus segera dilakukan pembedahan, jika pasien mengalami gagal jantung lagi hal itu akan sangat berbahaya bagi pasien"

Deg!

Hana terlihat menjeda aktivitasnya menjahit luka korban, ia lantas berbalik menatap Yoongi.

"ta..pi bukankah profesor Park tak ada disini, lantas siapa yang akan melakukan operasi? Operasi ini sangatlah rawan jika melakukan kesalahan sedikit saja pasien akan mengalami Expire "

Yoongi nampak menghela nafasnya, kemudian ia melanjutkan bicara

" aku akan mengoperasinya, aku minta bantuan mu untuk menjadi asisten ku selama operasi, kumohon demi keselamatan pasien" ucap Yoongi

"hmmmhh" terlihat Hana menghela nafas kasarnya sejenak, ini dilema baginya tapi demi keselamatan pasien, ia tak boleh mengedepankan ego nya walau jujur ia tak ingin melakukan ini

"apakah anda yakin bisa mengoperasinya?" tanyanya menegaskan

"ya, aku pernah sekali menangani kasus ini bersama profesor Park, aku mohon bantuanmu dokter Kim" pinta Yoongi

"baiklah, perawat Oh tolong lanjutkan ini " ucap Hana seraya memberikan alih tugas pada asistennya.

Mendengar penuturuan Hana membuat ke-2 sudut bibir Yoongi terangkat.

"kajja pasien sudah dibawa keruang operasi" ucap Yoongi seraya menggandeng tangan Hana.

........

Jungkook masih setia menatap wajah istrinya. Permintaan dari Sohye benar-benar sulit untuk diterimanya.

"Tidak!" jawabnya tegas, membuat ke-2 mata yang masih basah akan air mata itu membulat sempurna, hatinya terasa perih mendengar 1 kata itu keluar dari mulut Jungkook.

Sorry [2] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang