"Yan, kontak Ajeng gih. Dia dimana? Sama tanyain sama siapa?" Ucap Panji dengan nada datar.
Bryan mengernyit sambil memasang wajah cengo. "Kok gue?"
Panji berdecak. "Lo kan deket sama dia."
"Deket apanya? Cewek matre kek dia mana mau gue?" Ucap Bryan sambil memantik rokoknya. Namun, Panji langsung mengambil sepuntung rokok yang Bryan pegang.
"Tanya aja apa susahnya sih? Gue cuma mau tau dimana Zaskia." Ucap Panji mulai membentak.
Bryan memutar bola matanya malas. Karna kalau Nana tau dia mengechat cewek lain. Bisa mati Bryan. Karna Nana, pacarnya Bryan sangat posesif sekali padanya.
Kemudian dengan terpaksa, Bryan mengechat Ajeng via Line.
"Pake emot lope-lope gitu dong Yan, biar dibales." Celetuk Rangga yang langsung mendapat sumpalan kentang goreng dari Gio.
"Berisik." Bentak Gio.
Bryan: Hai Ajeng, lama nggak ada kabar nih. Gimana kabarnya?
Bryan mengechat dengan basa-basi. Agar Ajeng tidak merasa aneh padanya. Tak lama kemudian Ajeng langsung membalasnya. Karna memang Ajeng sudah lama mengejar Bryan. Namun karna hobi Ajeng belanja kebangetan, Bryan memilih mundur dan beralih ke Nana, anak eskul Karate disekolahnya.
Ajeng: Baik kok Yan, tumben banget ngechat gue. Udah putusnya sama si tomboy? Syukurlah deh.
"E-anjir. Nih cewek do'ain gue putus, butuh tendangan maut dari Nana nih." Ucap Bryan yang membuat semua temannya itu menoleh ke dia.
"Dibales Yan?' Tanya Jojo.
Bryan mengangguk dan langsung menyodorkan ponselnya.
"Biar gue bales, biar nggak usah kelamaan." Ucap Panji sambil merebut ponsel Bryan.
Bryan: Lo dimana? Sama siapa? Mau ketemuan nggak?
"Balesnya jangan aneh-aneh Nji. Entar kalo Nana tau, bisa abis kena jitakan mautnya." Celetuk Bryan yang langsung mendapat cibiran dari teman-temannya.
"Udah tenang aja." Ucap Panji sambil menatap layar ponsel Bryan. "Dibales nih." Tambah Panji.
Ajeng: Di Cafe Rezko nih, sama Gisel & Zaskia. Kesini aja jemput gue😊
"Kalian ikut gue ato nggak?" Tanya Panji yang langsung berdiri.
Semuanya mengangguk dan langsung ikut berdiri.
"Oiya, Gi bayar ya. Besok gue ganti kalo atm gue dibalikin bokap." Ucap Panji santai sedang Gio hanya melotot.
"Yeey, traktir Panji." Celetuk Rangga sambil mencibir Gio.
♦♦♦
Panji dan keempat sahabatnya berjalan santai memasuki Cafe Rezko, tempat dimana Zaskia berada seperti yang diberitahu oleh Ajeng.
"Ki, ada Panji." Ucap Gisel sambil menunjuk Panji yang berjalan kearah mejanya.
Zaskia menoleh sebentar dan langsung berdiri.
"Yuk balik. Gue nggak mau ketemu dia." Ucap Zaskia sambil berdiri.
"Lah, gue kan mau ketemu sama Bryan." Celetuk Zaskia.
Gisel berdecak sebal. "Jadi lo ngasih tau kita kesini?"
Ajeng mengangguk polos.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pakilla
JugendliteraturCover by @cupusquad COMPLETED Killa Aurela Audia adalah gadis cantik dan pintar. Tapi ia sangat benci dengan keramaian, ia juga jarang keluar dari kelasnya. Hal itu membuat Killa jarang dikenal oleh anak-anak SMA Gading. Panji Bramasta adalah cowok...
