"Sebenarnya nyokap lo undang gue untuk apa sih?" tanya Magika ketika ia baru saja turun dari motor dan memberikan helmnya pada Magenta.
Saat ini mereka sudah tiba di depan rumah Magenta, rumah dengan cat putih yang mendominasi. Ada beberapa kendaraan juga yang terparkir di halaman, Magika berpendapat mungkin bukan hanya dirinya yang menjadi tamu undangan di sini.
Magenta meletakkan helm miliknya dan juga milik Magika di sebuah rak, lalu cowok itu berbalik menatap Magika dan mengendikan bahunya. "Gue gak tahu."
Perasaan Magika bertambah tak karuan. Ini merupakan pertemuan keduanya dengan Mama dari Magenta setelah pertemuan pertama mereka yang berlangsung tidak baik-baik saja.
Magika menatap pintu depan yang terbuka lebar yang seakan memang telah dipersiapkan untuk menyambut dirinya. Ia gugup, jantungnya berdetak tidak karuan. Ia bingung harus bersikap seperti apa nantinya.
Magika menarik lengan Magenta, menahan cowok itu ketika ia hendak masuk ke dalam. "Gen, gue takut."
Magenta menarik seulas senyum di wajahnya. "Nyokap gue gak gigit Gi."
"Gue tahu, tapi ya tetep aja."
[BEBERAPA BAB TELAH DIHAPUS UNTUK KEPENTINGAN PROSES PENERBITAN, BUAT YANG MAU BACA LEBIH LENGKAP BISA IIKUTAN PRE ORDERNYA TANGGAL 24 SEPTEMBER, ATAU BELI NOVELNYA. TERIMAKASIH SUDAH MAU MEMBACA CERITA INI❤]
KAMU SEDANG MEMBACA
MAGENTA
Teen Fiction#1 FiksiRemaja 16 Agustus 2019 Magenta Ardhiyasa. Pentolan Band The Rythm dengan suara dan tampang yang sama-sama mempesona. Siapa yang tidak mengenalnya? Seisi SMA Andalas mengenalnya, bahkan banyak yang menjadikannya sebagai ikon Pacar idaman. Dib...
