"Hye, apa kau sibuk malam ini?"
Hyera yang sedang membaca buku hanya menoleh dan mendapati Daniel yang sedang berdiri di ujung kakinya. "Bukannya kau yang selalu sibuk?"
"Ya ampun, aku serius." Daniel duduk di pinggir tempat tidur lalu menarik buku Hyera. "Ikut aku bertemu dengan temanku."
"Temanmu? Yang mana? Perempuan? Oh, kau mau kencan?"
"Hye, aku serius. Hitung-hitung sebagai bayaran karena sudah meninggalkanmu selama seminggu ini di rumah."
Hyera menatap heran ke arah Daniel. Hei, tidak biasanya sepupunya itu mengajaknya untuk pergi menemui teman-temannya. Bahkan Daniel sering kali mencegah teman-temannya untuk bertemu Hyera. Dia begitu melindungi Hyera.
"Kau tidak sedang merencanakan sesuatu, 'kan?"
Daniel menggeleng lalu beranjak dari posisinya. "Kau ini sepertinya berpikiran negatif padaku, ya? Ganti bajumu, setelah itu kita pergi. 15 menit!"
Fiapeless Class
"Sudah lama aku tidak melihatmu, hyung." Yoongi menatap sosok pemuda kurus di depannya itu dengan berbinar. Ah, rasanya sudah lama sejak terakhir mereka bertemu.
Chanyeol tampak mengangguk setuju sambil merangkul pemuda kurus itu dengan akrab. "Kau bahkan tidak mengabari kami jika akan berkunjung."
"Haha, maafkan aku." Pemuda kurus itu tertawa sambil menatap areal café yang cukup dipenuhi oleh pengunjung. "Aku baru kembali dari luar negeri kemarin."
Yoongi menyikut pemuda kurus itu lalu tersenyum. "Susah juga yang kuliah diluar negeri. Kau juga harusnya seperti Baek-hyung, Park Chanyeol." Tangannya mencubit perut Chanyeol tanpa perasaan.
"Aku ini lebih tua darimu, Yoon. Bisakah, paling tidak, panggil aku hyung juga."
"Tidak, tidak. Siapa yang mau memanggilmu hyung jika kau sendiri tidak kembali ke rumahmu selama beberapa tahun."
"Hei, kau tinggal di rumahku yang sekarang, jika kau lupa."
"Bukan rumah tapi sebuah gudang kosong di apartemen yang diberikan secara cuma-cuma oleh pemiliknya."
Baekhyun tertawa melihat interaksi dua orang yang dikenalnya itu. Sudah lama memang dia tidak mengunjungi tempat ini mengingat dirinya yang berkuliah diluar negeri.
"Oh iya, hyung, kau ingin pesan apa?"
"Hmm, sepertinya vanila frappe saja."
"Tidak caffe latte?"
Baekhyun menggeleng. "Ini bukan untukku tapi untuk seseorang."
"Pacarmu?" Celetuk Chanyeol yang kemudian dihadiahi sebuah sikuan dari Baekhyun.
"Abaikan dia, hyung. Aku akan membuat pesananmu dulu. Duduk saja!"
"Terima kasih, Yoon." Baekhyun berlalu menuju satu bangku kosong di sudut café, diikuti Chanyeol.
Chanyeol berdehem sejenak. "Kau ingin bertemu Daniel dan dia, ya?"
Baekhyun tersenyum canggung. Seperti yang diduga, Chanyeol selalu tahu apa yang sedang dipikirkannya. "Sedang ingin mencoba untuk memperbaiki hubungan lama."
"Untuknya? Tidak akan semudah itu. Tapi aku harap kau berhasil." Chanyeol menepuk pundak Baekhyun, berusaha memberikan sedikit semangat. "Aku harus kembali bekerja."
Setelah kepergian Chanyeol, Baekhyun memutuskan untuk duduk di kursi lalu menyalakan ponselnya untuk melihat sebuah foto seorang gadis yang sedang tersenyum. Sosok yang sangat dirindukannya lebih dari apapun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fiapeless Class [ COMPLETED ]
Fiksi PenggemarFiapeless Class adalah kelas 2-F yang terkenal sebagai kelas yang berisi siswa-siswa yang tidak memiliki harapan. Seluruh murid yang pernah menghuni peringkat 10 besar harus rela terdepak ke peringkat akhir. Ini adalah tentang bagaimana para penghun...
![Fiapeless Class [ COMPLETED ]](https://img.wattpad.com/cover/177861637-64-k145016.jpg)