Pemakaman umum adalah tujuan Hyera diakhir pekan ini. Dia sudah merencanakan hal ini sejak lama. Pergi sendirian kesana untuk menemui seseorang disana. Atau mengunjungi.
Sebuah makam yang terletak paling tepi tepat di samping pohon mapel adalah tujuannya saat ini. Dia sudah berdiri disana dengan sebucket bunga yang sudah disimpannya di atas makan. Bibirnya tersenyum sambil menatap tulisan yang ada.
Lee Mina
"Hai, Bu! Hari ini aku berkunjung tanpa Daniel. Anakmu itu sedang sibuk mengurus lomba dance-nya sampai melupakan sepupunya yang kesepian di rumah. Paman juga belum memberi kabar kapan akan pulang."
Kedua tangan Hyera menarik ujung kemeja kotak-kotak merah yang tidak dikancingnya itu lalu menariknya berlawanan arah.
"Oh ya, Bu. Aku berada di kelas 2-F, apa itu tidak masalah? Maksudku, apa aku memang pantas disana? Paman dan Daniel sampai memarahi dan mengikatku saat aku mengucapkan maaf berkali-kali. Daniel bahkan sampai melempar pakaianku keluar jendela karena terlalu muak. Haha, anak Ibu yang itu sungguh jahat."
"Bu, aku dapat surat dari seseorang yang aku sendiri tidak tahu siapa. Apa aku harus mempercayai isi surat itu atau bagaimana? Sejujurnya aku juga tidak ingin pergi dari kelas itu tapi kelas itu benar-benar seperti dibuang."
"Ah, aku lupa. Ibu, marahi Paman Kang karena selalu sibuk dengan pekerjaannya sampai lupa istirahat. Aku sampai bingung bagaimana menyuruhnya untuk tidur walaupun hanya dua jam. Dia sangat keras kepala. Apalagi Daniel. Ugh, sekarang dia semakin menyebalkan. Sering meninggalkan aku sendirian di rumah bahkan tidak mengambil tes perguruan tinggi."
Kepalanya menengadah ke langit yang terlihat mendung. "Bu, sepertinya akan hujan. Aku pulang dulu ya. Aku akan mengunjungimu lagi. Lain kali aku akan menyeret mereka berdua. Sampai jumpa, Bu."
Sepasang kakinya langsung melangkah pergi. Melewati makam-makam yang terdapat di sisi kanan dan kirinya. Langit biru yang mendung semakin menggelap. Memperjelas jika tetesan air dari atas sana sudah siap untuk membasahi yang ada di bawahnya. Namun, langkah kakinya terhenti tepat di jalan utama ketika sebuah suara menyebut namanya.
"Kang Hyera?!"
Hyera membalikkan badannya, mendapati seseorang berpakaian semi formal dan wow, sangat berbeda dengan style yang dilihatnya setiap hari. Dia, si pemilik rambut keunguan dengan dimpel di pipinya yang bernama Kim Namjoon.
"Kau, kenapa ada disini?" Tanyanya sambil menghampiri Hyera yang masih berdiri di depannya dalam diam.
"Mengunjungi Ibuku." Hyera memperbaiki posisi kardigan yang dikenakannya lalu menatap Namjoon. "Kau sendiri?"
Namjoon tampak membuang muka namun kakinya tetap melangkah untuk mendekati Hyera. "Ingin pulang?"
Hyera sedikit mendelik curiga. Tidak lama karena setelah itu dia mengangguk. "Kau juga pulanglah sebelum hujan."
Namjoon menatap langit yang menggelap. Rintik-rintik hujan mulai membasahi tanah. Tanpa aba-aba, tangannya langsung menarik tangan Hyera kemudian berlari menuju mobil sport merah yang tak jauh dari posisi mereka. Membuka pintu di bangku penumpang lalu mendorong gadis itu masuk kemudian menutupnya. Sedangkan dia langsung berlari menuju pintu supir dan masuk.
Tidak seberapa lama kemudian, hujan deras langsung menghantam permukaan mobil. Membuat bunyi-bunyi berisik yang menjadi alunan untuk indera pendengaran. Tidak ada yang bersuara karena mereka terlalu sibuk mengamati hujan deras dari kaca depan mobil. Sampai sebuah helaan nafas mengalihkan pandangan Hyera.
"Untung saja mobilku tidak terparkir jauh." Namjoon terlihat sibuk membuka setelan long coat-nya lalu melemparnya ke bagian belakang mobil. Menampakkan kemeja biru berlengan panjang yang kemudian digulung sampai siku. "Kau langsung pulang?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Fiapeless Class [ COMPLETED ]
FanficFiapeless Class adalah kelas 2-F yang terkenal sebagai kelas yang berisi siswa-siswa yang tidak memiliki harapan. Seluruh murid yang pernah menghuni peringkat 10 besar harus rela terdepak ke peringkat akhir. Ini adalah tentang bagaimana para penghun...
![Fiapeless Class [ COMPLETED ]](https://img.wattpad.com/cover/177861637-64-k145016.jpg)