Gak kaya biasanya. Biasanya Minkyung kalau main hape udah kaya orang gila senyum-senyum sendiri. Lah ini kok nangis.
"Kenapa lu?" tanya Mingyu yang ketakutan Minkyung kesambet.
"Huhuhuhu."
"Lo Minkyung bukan hah? Kalau bukan, pergi sana hus. Jangan gangguin adek gue!" kata Mingyu ngusir sesuatu yang manatau nempel di badan Minkyung.
"Huhuhuhuhuhu. Putus. Huhuhuhuhu," kata Minkyung pelan.
"Hah? Putus? Apa yang putus?"
Bukannya ngejawab Minkyung malah nangis. Mingyu jadi panik.
"Lo putus sama kak Wonwoo apa gimana?" tanya Mingyu soalnya ini Minkyung ngomong putus putus sambil mandangin hape.
"Yeeee malah nangis. Jawab pertanyaan guee," kata Mingyu jadi sewot soalnya Minkyung makin jadi nangisnya.
Mingyu udah mau rebut hape Minkyung. Pengen liat apa yang ada di hapenya. Tapi sama Minkyung dipegang erat itu hape.
"Kabel headset gue putus, huaaaaa!"
Mingyu lega ternyata kembarannya gak disakitin cowok. Padahal udah siap nih Mingyu panggil pasukan buat nyerang Wonwoo. Nyerangnya via online sih tapi. Ehe.
"Kirain apaaaaan. Makanya jangan beli yang murahan," kata Mingyu lega.
"Ini dari kak Wonu tauk!"
"Ups sorry."
"Gimana doong?"
"Gimana apanya? Buang lah. Ngapain nyimpen barang rusak?"
"Gak tega. Ini kan dari kak Wonu!"
"Anda bucin ya, Sis."
"Lebih bucin mana sama lo yang masih merjuangin mantan yang jelas-jelas gak mau balikan?"
JLEB 🗡
Mingyu gak bisa ngomong apa-apa lagi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.