22.

21K 943 89
                                        

Ketika pria asing yang tertangkap itu berusaha untuk kabur, Jungkook langsung meninjunya tertubi-tubi sampai pria asing itu tersungkur dan tidak mampu lagi berdiri..

Jungkook langsung mengambil tali mengikat kedua tangan dan kaki orang asing itu dengan erat supaya orang asing itu tidak bisa kabur..

Sesudah itu, Jungkook menghampiri Vera.. ia melepaskan ikatan tali pada tangan dan kaki Vera... reflek Vera langsung memeluk Jungkook sambil menangis.

"Gomawo sudah menyelamatkanku lagi Jungkook-ah.. aku sangat ketakutan tadi hiks.." ucap Vera sambil menangis.

"Tenanglah.. ada aku di sini..  aku tidak akan membiarkan mereka lolos begitu saja.." ucap Jungkook mengelus lembut punggung Vera.

"Tapi mukamu biru lebam dan bibirmu luka.. biar aku obati nanti di rumah.." ucap Vera memperhatikan muka Jungkook.

"Sudahlah itu tidak penting.." ucap Jungkook.

"Yakk apa maksudmu tidak penting? Luka itu harus di obati tau.." ucap Vera.

"Baiklah.. bawel.." ucap Jungkook tersenyum.

Jungkook mengambil ponselnya.. ia menghubungi temannya yaitu Taehyung..

"Ada apa Jungkook?" Tanya Taehyung.

"Taehyung.. kau bisa membantuku kan?" Tanya Jungkook di balik telepon.

Jungkook menjelaskan apa yang terjadi semuanya pada Taehyung..

"Baiklah.. serahkan saja padaku.. aku dan Namjoon akan segera kesana mengurus orang itu dan membuat mereka mengaku siapa dalangnya dan juga akan ku buat mereka tersiksa di penjara.." ucap Taehyung.

Sesudah mengucapkan itu, Jungkook langsung mengakhiri teleponnya..

"Ayo kita pulang sekarang.." ucap Jungkook.

Vera hanya mengangguk dan ia mengikuti Jungkook masuk ke dalam mobil..
Mereka pun segera pulang..

Setelah mereka sampai dirumah.. Vera langsung mengambil kotak obat untuk mengobati luka nya Jungkook..

"Ayo kita ke kamar biar aku obati lukamu.." ucap Vera.

Vera mengambil kapas kecil dan menuangkan sedikit obat luka ke kapas itu..
Vera mulai menempelkan kapas itu di bibir Jungkook.. dengan cepat Jungkook menghindar karena ia merasa perih.

"Aw skhh.. perih.." jerit Jungkook.

"Aigoo apa aku terlalu kuat? Maafkan aku.. aku akan pelan-pelan.." ucap Vera.

Vera mulai menempelkan kapas itu lagi ke bibir Jungkook dengan pelan, tetapi Jungkook menjerit kesakitan lagi dan ia langsung memegang tangan Vera yang mengobatinya..
Mata mereka saling bertemu, mereka saling memandang satu sama lain dengan lama,
Karena malu.. Vera langsung menunduk..

"Yakk jangan membuat kontak mata dan melihatku seperti itu.." ucap Vera salah tingkah.

"Memangnya kenapa? Kau pasti terpesona kan pada ketampananku?" Tanya Jungkook menggoda Vera.

Vera yang mendengar itu langsung malu dan ia menempelkan cukup kuat kapas obat itu pada bibir Jungkook sehingga membuat Jungkook menjerit kesakitan.

"Aww! Sakit!! kenapa kau kasar sekali?" Tanya Jungkook sambil memegang bibirnya.

"Kau ini menyebalkan sekali.." jawab Vera yang mulai ngambek.

"Aigoo, jangan marah.. aku hanya bercanda.. sebenarnya ada yang ingin aku katakan.." ucap Jungkook mulai serius.

"Apa yang ingin kau katakan?" Tanya Vera.

"Vera.. Saranghae.." ucap Jungkook.

Mendengar Jungkook mengucapkan itu, Vera terkejut dan ia melihat ekspresi muka Jungkook yang serius saat mengucapkannya..

My Beloved Maid (NC 21+) [Ongoing]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang