happy reading, maaf typo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Selama di dalam taxi jennie lebih memilih diam tak menghiraukan jiso yang mencoba berbicara dengannya
Bahkan gadis bermata tajam itu memberi jarak pada jiso
Jiso hanya bisa menghela nafas pasrah. Percuma, sepertinya jennie marah dengannya
Sang supir taxi sesekali melirik kedua kakak baradik itu melalui kaca spion di depannya
"Are you both alright?"
Jennie dan jiso menoleh pada sang supir taxi yang melirik mereka sekilas
Lalu mereka saling melempar pandangan sebentar sebelum jennie memalingkan wajahnya dari jiso
"Um...y-yeah"jawab jiso ragu
Sang supir taxi hanya mengangguk senyum dan tak lanjut bertanya karena ini urusan pribadi antara kakak dan adik
"we have arrived"
Jiso menoleh dan benar saja jika mereka telah sampai tepat di depan rumah heejin
Jiso mengeluarkan beberapa lembar uang dan menyerahkannya pada sang supir taxi
"Thank you"
"You're welcome, miss"
Blam!
Jiso sedikit tersentak saat jennie menutup pintu mobil taxi dengan kasar
Jiso mengusap tengkuknya dan tersenyum canggung pada sang supir taxi yang ikut tersentak tadi
"S-sorry"ucap jiso sedikit enak pada supir taxi tersebut
Sang supir tersenyum dan menggeleng, "it's okay, miss"
Jiso tersenyum sekilas pada supir taxi tersebut lalu keluar dari mobil taxi
Setelah melihat mobil taxi itu berlalu pergi, jiso berbalik berjalan untuk masuk ke dalam rumah
"Eonnie"
Jiso yang sedang membuka sepatu hitamnya menoleh ke arah heejin yang berjalan ke arahnya
"Ada apa dengan jennie eonnie? Kenapa wajahnya seperti marah begitu dan juga matanya bengkak apa ia menangis?"Tanya heejin hanya mendapat helaan nafas panjang dari jiso
"W-wae? Kalian baik baik sajakan?" Tanya heejin kembali memegang kedua pundak jiso
"Dia marah denganku"jawab jiso menatap nanar pintu kamar jennie yang tertutup rapat
"Marah?"
Jiso berganti menatap heejin yang kebingungan
"Aku juga tidak tahu tapi sepertinya ia di tolak" timpal jiso
"Di tolak? Maksudmu apa eonnie?"
"Rose tau kalau jennie mencintainya"
~~~
"Lebih baik kau tinggal di rumahku saja, rose"
Rose yang sedang mengemas barang barang miliknya ke dalam koper melirik lisa dan kemudian menggeleng
"Tidak bisa, aku tak ingin kau terluka sepertiku"
Lisa berdecak kesal dan menahan tangan rose yang ingin memasukkan foto milik mendiang ibunya ke dalam koper
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Melbourne✔
FanfictionGXG • CHAENNIE #COMPLETED# 📍 Biyuyaa__ presents : Love In Melbourne • Bermula di negara Melbourne, Australia. jennie sedang liburan bersama jisoo ke negara itu, tanpa sengaja jennie bertemu seorang gadis dengan sepeda gunung berwarna putih yang ter...
