Bite

2.9K 377 46
                                        

Happy reading, maaf typo

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Bruk!! Bruk!!

Kedua pria itu terjatuh dan langsung meringkuk setelah dipukul oleh sebuah besi panjang yang di ayunkan oleh kyungsoo

"Kalian gila!! Kalian hampir membunuh anakku!!" Bentak kyungsoo pada bodyguard soomin yang tempo hari lalu pelaku pemukulan rose

"M-maafkan kami, tuan. K-kami hanya—"

Buk!

"Diam kau, sialan!!!"sentak kyungsoo kembali melayangkan besi panjang itu pada kedua bodyguard soomin

"Kalianku pecat!" Teriak kyungsoo lantang membuat kedua bodyguard itu mendongak dengan tatapan terkejutnya

Tak lama mereka berlutut memegang kaki kyungsoo, "tuan kami minta maaf. Kami hanya menurut apa yang di suruhkan nyonya, tuan" ujarnya

"Benar, tuan. Kami perlu uang untuk memberikan makan istri dan anak kami" timpal yang lainnya

Sedangkan kyungsoo hanya berdecih dan menendang kasar kedua bodyguard tersebut

"SeungHon siapkan uangnya dan berikan gaji terakhir mereka!!" Titah kyungsoo dan seungHon mengangguk lalu sedikit membungkuk

"Nee, tuan"

Setelah itu kyungsoo melangkah menjauh dari sana, seungHon hanya menghela nafas samar dan menatap kedua bodyguard itu

"Hah~ obati luka luka kalian dan jangan pernah ikut perintah nyonya soomin lagi. Mulai sekarang kalian bekerja untukku dan nona rose"

"Nde?" Kedua bodyguard itu berdiri menatap seungHon dengan bingung

SeungHon tersenyum tipis dan menatap bergantian kedua pria bertubuh besar itu, "ini rahasia. Kalian akan bekerja denganku dan rose"

~~~

Dengan tangan yang saling menggenggam, rose dan jennie jalan jalan di dekat taman rumah lisa

Sebenarnya jennie menolak karena rose yang baru keluar dari rumah sakit dan ia butuh yang namanya istirahat

Tapi roseanne dengan segala rengekan dan rayuannya, akhirnya jennie menyetujuinya. Tapi hanya di taman daerah rumah lisa

Tidak masalah hanya di taman dekat rumah lisa asalkan rose bisa menghirup udara segar dan menghilangkan rasa bosannya

"Kau ingin sesuatu?" Tanya jennie

Rose menoleh, tersenyum lalu menggeleng sekilas

Menatap tangan kirinya yang bertautan dengan tangan kanan jennie

"Tetap genggam saja tanganku"timpal rose membuat jennie tersenyum tawa

"Arraseo" jennie bertambah menggenggam erat tangan rose dengan sedikit mengayun ayunkan tangan mereka berdua

Mereka kembali terdiam. Sibuk dengan pikiran dan pandangan masing masing ke sekitar taman

"Oh, jennie-ah?"

"Hn?" Jennie menoleh dengan sedikit kepala yang mendongak karena rose sedikit tinggi darinya

"Tentang orang tuamu, apa mereka tau jika kau kembali ke sini?" Tanya rose dan sejenak jennie terdiam

Love In Melbourne✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang