Happy reading, maaf typo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jennie ingin kesal tapi dia tidak bisa
Manusia yang wajahnya hampir mirip dengan tupai ini terlalu lucu
Sudah 1 jam mereka hanya terlanda keheningan karena rose hanya sibuk memakan makanannya
Mengabaikan jennie yang hanya memandang dirinya dengan senyum
Pipi gembul milik rose terus saja bergerak karena mengunyah dan itu sangat menggemaskan untuk jennie
Ingin sekali jennie membuat suatu penghargaan dengan kategori
the funniest and most charming human being
Jennie akan menunjuk rose. Gadis yang menawan bahkan hanya sedang berdiri
Dan sebagai gadis lucu saat ia makan dan tertawa
"Kau mau?" Tanya rose membuat lamunan jennie terhenti
Ia mengerjap menatap rose yang menyodorkan ia makanan
Dengan senang hati, jennie mengangguk. Ia menerima suapan rose dan tersenyum pada gadis pirang itu
Rose yang melihat senyum jennie membalas senyum gadis berpipi mandu itu, "kiyowo" puji rose membuat jennie tersedak seketika
Oh tidak jennie kau baru saja di puji imut olehnya kenapa harus ada adegan seperti ini?
Dengan cepat rose menyerahkan segelas jus milik jennie dan langsung di terima oleh gadis itu
Rose terkekeh lalu menggeleng gelengkan kepalanya
Jennie merasa malu, Sungguh.
"Tidak perlu malu. Kau memang imut dan sangat cantik"ujar rose membuat pipi jennie untuk kesekian kalinya memerah
Damn it! Roseanne
"Apa luka lukamu sudah baik?" Tanya jennie mencoba mencari topik pembicaraan karena ia bosan
Rose lebih memilih sibuk dengan makanannya
Rose mendongak dan mengangguk, "jiso eonnie apa ia dokter? Ia mengobati luka lukaku dengan baik hingga cepat sembuh seperti ini" ucap rose membuat jennie mendadak kesal
Jennie merasa tak terima! Harusnya ia yang mengobati luka luka milik rose bukan jiso
Lalisa juga mencari kesempatan dalam kesempitan. sangat modus sekali! Kenapa saat itu ia tak menelpon jennie saja? Kenapa harus jiso yang bahkan mereka baru bertemu tempo hari yang lalu?
"Tidak, dia mantan petinju" jawab jennie ketus
Rose terdiam sejenak lalu ia tertawa kecil, "aku menyukai leluconmu"
"Tapi aku menyukai dirimu"batin jennie membalas
Terjadi kembali keheningan. Rose yang termenung karena baru saja menghabiskan 3 piring makanan miliknya
Sedangkan jennie yang tengah menatap keluar jendela besar di sampingnya
"Hn?" Jennie menyipitkan matanya saat melihat seorang pria bertubuh besar menggunakan pakaian formal menatap ke arah mereka berdua
"Rosie" rose menegakkan kepalanya menatap jennie yang memanggilnya
"Ada apa?" Tanya rose
"Apa kau sadar? Sepertinya dari tadi kita di awasi"jawab jennie tanpa mengalihkan pandangannya dari sesosok pria bertubuh besar itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Melbourne✔
FanfictionGXG • CHAENNIE #COMPLETED# 📍 Biyuyaa__ presents : Love In Melbourne • Bermula di negara Melbourne, Australia. jennie sedang liburan bersama jisoo ke negara itu, tanpa sengaja jennie bertemu seorang gadis dengan sepeda gunung berwarna putih yang ter...
