Pretty

3.9K 526 40
                                        

Happy reading, maaf typo

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Tumben sekali kau tadi jalan kaki? Sepedamu dimana?"tanya jennie

Rose menoleh dan tersenyum pada jennie, "tertinggal di studio gallery, aku tadi terlalu terburu buru menghampirimu"

Jennie menunduk merasa pipinya hangat karena malu, perlakukan rose sangat manis dan baik sekali

Setelah makan siang, mereka berjalan di sebuah taman yang berada di pusat kota

Taman sekarang sangat ramai pengunjung. Mulai dari anak anak kecil hingga lansia

Pandangan rose jatuh pada sepasang lansia tengah duduk berdua sambil saling berbicara

Walaupun berbicara mereka terkesan lambat, itu membuat rose tersentuh karena mereka sudah saling mencintai hingga tua

Tangan rose yang ingin meraih kamera lisa terhenti karena ia ingat bahwa kameranya tertinggal di studio gallery dan lupa membawanya

"Ck! Aku lupa membawa kameranya"gumam rose tapi dapat di dengar jennie yang berdiri di sampingnya

Jennie mendengus tawa lalu ia mengeluarkan kamera mahal miliknya dan memberikannya pada rose

"Ini"

Rose menoleh menatap kamera milik jennie dan gadis itu bergantian

"Kau ingin memotretkan? Pakai saja dulu ini"

"Kau mengizinkannya?"

"Jika aku memberikanmu pinjam berarti aku mengizinkannya, rosie"

Rose terkekeh dan mengambil kamera milik jennie dari tangan gadis itu

Ia tersenyum terlebih dahulu pada jennie lalu menghidupkan kameranya

Jennie melipat tangannya di depan dada dan tersenyum melihat rose yang fokus memotret sepasang lansia

Jennie hanya meminta, jika dia bisa bersama rose ia ingin hidup seperti sepasang lansia itu

Hidup bahagia dan saling mencintai hingga menua

Jennie tak pernah menyangka pertemuan mendadak dan kedekataan yang benar benar mendadak ini membuat ia dengan cepat mempercayai bahwa ia mencintai seorang roseanne

Jenne tak mempersalahkan jika rose belum mencintainya toh jennie memiliki banyak cara agar bisa membuat gadis pirang itu mencintainya

Jennie menghembuskan nafas samar dan berbalik melihat lihat sekitar taman, menunggu rose selesai memotret yang lainnya

Terkadang ia tertawa kecil dengan sendirinya karena melihat betapa lucunya anak anak yang sedang bermain

"J?"

Jennie berbalik ketika merasa terpanggil oleh rose

Ckrekk!

Mata jennie mengerjap ketika rose memotretnya secara mendadak

Rose terkekeh melihat wajah jennie yang langsung berubah kesal padanya

"Ya! Aku belum siap dan kau juga tidak menghitung"kesal jennie malah mendapatkan tawa kecil dari rose

"Arraseo arraseo, aku akan menghitung dan berposelah hm!"

Jennie tersenyum dan mengangguk

"Hana, dul, set!"

Love In Melbourne✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang