Happy reading, maaf typo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Sst~" irene meringis saat sebuah ice bag compress menyentuh pipi kanannya yang membiru
Gadis yang bersurai sedikit kecoklatan di depan irene menghela nafas panjang lalu tangannya bergerak memegang ice bag yang di pegang irene
"Lagi? Kau tidak bisa berhenti?"ucapnya dengan nada kesal
Irene terkekeh lalu menggeleng pelan, "aku berhenti, rose tambah tersiksa"
"Kau bisa meninggalkan semuanya dan bersama rose"
"Aku tinggalkan sama saja aku mencari mati dari eommaku. Kau mau kekasihmu mati mendadak, kang seulgi?"
Gadis jangkung bernama lengkap kang seulgi itu mendengus, tak mengerti jalan pikiran irene
"Aku ada untuk melindungimu"ucap seulgi
"Tapi aku tak mau kau kenapa napa gara gara diriku"sahut irene
Seulgi kembali menghela nafas lalu mengangkat tangan irene agar kekasihnya itu memegang sendiri ice bag di pipinya
Seulgi bangkit dari duduknya lalu membersihkan ruangan rawat pribadi milik ibunya yang tadi berantakan gara gara dirinya
Ya ibu seulgi seorang dokter dan ayah seulgi seorang polisi
Sedangkan seulgi hanya pemiliki sebuah restoran yang cukup terkenal di kalangan anak anak muda
Tiba tiba seulgi merasa sepasang tangan memeluk erat perutnya dari belakang
"Aku kekasihmu, apa salah jika aku melindungimu?"
Irene menggeleng, "tidak, kau tidak salah ingin melindungiku. Tapi masalahnya adalah urusan ini berbeda, kau bisa saja..."
"Siapa yang ingin membunuhku?" Tanya seulgi berbalik menatap irene yang menatapnya dengan tatapan sendu
Seulgi sedikit duduk di atas meja, merendah dari tinggi tubuh irene
Seulgi menelan salivanya pelan dan menyelipkan helain rambut irene
"Ayahku polisi, ibuku dokter. Aku terluka ibuku yang mengobati. Orang yang melukaiku, ayahku akan memasukkannya ke dalam penjara dan di pastikan orang itu tidak akan keluar dari sana seumur hidup"
"Tapi seulgi keluargaku berbeda"Sahut irene dengan nada suara yang tinggi
"Mengertilah! Mereka bisa melakukan apa saja tanpa takut di tangkap oleh polisi" bentak irene dengan air matanya yang terus berjatuhan
Seulgi membasahi bibir bawahnya beberapa kali lalu memeluk irene sambil mengusap lembut kepala irene
"Aku disini, tidak apa apa"bisik seulgi membuat irene mengeratkan pelukannya pada seulgi
"Aku mohon, jangan pergi kemanapun. Hanya kau yang menyayangiku, hanya kau...hanya kau yang aku miliki" ucap irene di sela sela isak tangisnya
~~~
"Aku baru mengetahui ini semua karena kejadian tadi, ternyata ini alasannya ia selalu pindah rumah dan terkadang mengambil libur yang panjang"
Jiso menoleh ke arah lisa yang sedang bersandar di daun pintu kamarnya dengan tangan yang terlipat di dada
Mata gadis itu fokus pada rose yang sedang di obati jiso dengan mulut yang berbicara. Dengan percayanya lisa menceritakan semuanya, semua tentang rose pada jiso
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Melbourne✔
أدب الهواةGXG • CHAENNIE #COMPLETED# 📍 Biyuyaa__ presents : Love In Melbourne • Bermula di negara Melbourne, Australia. jennie sedang liburan bersama jisoo ke negara itu, tanpa sengaja jennie bertemu seorang gadis dengan sepeda gunung berwarna putih yang ter...
