Happy reading, maaf typo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Lisa mengikat rambutnya sedikit tinggi sambil melempar tatapan tajam pada jennie
Jennie yang di tatappun tak kalah dari lisa, ia menggunakan tatapan tajam andalannya
Sedangkan jisoo duduk di samping jennie dan lisa duduk di dekat meja pantry sedikit jauh dari ruang tamu rumah mereka
"Lisa memutuskan untuk datang ke korea, sekaligus ia ingin melihat kakek neneknya di sini"
"Aku tak bertanya!?"
"Dan jiso hanya menyapaikannya!"balas lisa membuat jennie berdiri ingin menghampiri gadis itu tapi di tahan oleh jisoo
"Bisa tidak, tidak usah berkelahi sekarang! Jangan kekanakan!!" Bentak jisoo mampu membuat lisa dan jennie terdiam
Seumur hidup lisa, baru pertama kalinya ia melihat seseorang berteriak kesal tapi sekaligus menambah kecantikannya
Jisoo menarik kembali jennie duduk lalu berkacak pinggang, "apa rose tak ikut, lisa?" Tanya jisoo dan langsung di angguk lisa
"Bagaimana dia ingin ikut, dia belum mendapatkan suratnya"jawab lisa membuat jisoo menghela nafas samar
Ia melirik jennie yang sendari tadi memalingkan wajahnya
"Jangan gengsi, jennie! Jika kau ingin bertanya pada lisa, tanyalah!" Ucap jisoo lalu meninggalkan jennie menuju dapur untuk membuat sarapan
Suasana mendadak hening. Apa lagi kecanggungan melanda lisa dan jennie
"Rose tadi yang mengantarku ke bandara"ujar lisa dan jennie hanya melirik sekilas
"Dia bilang di titip pesan padamu, maaf jika dia tak bisa menelponmu untuk beberapa hari"
Kali ini jennie benar benar menoleh pada lisa dengan sebelah alis yang terangkat
"Apa maksudnya?"
Lisa membasahi bibirnya yang kering lalu kembali berbicara, "ponsel rose akan dapat di lacak oleh orang orang abojinya, maka dari itu ia akan jarang menggunakan ponselnya sekarang" Imbuh lisa
Jennie menghela nafas kasar lalu berdiri dari duduknya, "biarkan saja" ucap jennie lalu berlalu meninggalkan lisa yang menatap punggung jennie sendu
"Jennie-ah"
Niat jennie ingin membuka pintu kamarnya terhenti, ia sedikit menoleh ke belakang melihat ke arah lisa
"Tunggulah sebentar lagi, aku yakin rose akan berhasil dan baik baik saja"
~~~
Ckit!!
Mobil bernuansa kuning hitam itu tepat berhenti di sebuah parkiran perusahaan besar
SeungHon turun dari sana lalu membukakan pintu belakang untuk rose
Rose menghembuskan nafas pelan dan menatap seungHon, "kau yakin ada disini, paman? Aku sedikit gugup untuk memeriksanya" Tanya rose dan seungHon mengangguk
"Santai saja, rose. Semuanya akan berjalan sesuai yang kau perkirakan"
Rose mengangguk mengerti, ia mendongak menatap perusahaan miliknya yang menjulang amat tinggi
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Melbourne✔
FanfictionGXG • CHAENNIE #COMPLETED# 📍 Biyuyaa__ presents : Love In Melbourne • Bermula di negara Melbourne, Australia. jennie sedang liburan bersama jisoo ke negara itu, tanpa sengaja jennie bertemu seorang gadis dengan sepeda gunung berwarna putih yang ter...
