Special Chapter

4.7K 347 68
                                        

Happy reading, maaf typo

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Siapa yang ingin barbekyu~"

"Me! Me! Me!"

Rose menaruh barbekyu baru saja ia masak di meja kecil di hadapan yedam.

Yedam yang berada di pangkuan jennie bertepuk tangan dengan senang.

"Susu coklat juga disini!!" Rose kini menduduki dirinya di hadapan anak dan wifey-nya. Menaruh susu coklat di hadapan yedam.

"Can I have one bite?"

Yedam menatap rose sebentar lalu menggeleng, "This is mine!"

Bibir rose mengerucut cemberut saat yedam menolak permintaannya.

Jennie terkekeh lalu memotongkan barbekyu milik yedam dan menyuapinya pada anaknya.

"Can Nini have one bite?" Minta jennie langsung di angguki yedam.

Mata rose membulat dengan sempurna.

Ia yang memanggang barbekyu itu kenapa ia tak bisa mendapat satu gigitan saja sedangkan jennie bisa?

"Hey, I'm grilling. Why can't I get one bite?"

"Tidak usah cemburu dengan anak kecil, rosie." Ejek jennie mencolek pipi rose.

Rose menghela nafas samar dan memasang wajah kesalnya. Berpura pura sedang kesal yang lantas saja mendapat perhatian yedam.

Ia menatap barbekyu di hadapannya bergantian dengan rose.

"All right, you can get one bite." Ucap yedam mengambil alih sendok dari tangan jennie dan menyodorkannya pada rose.

Rose dengan senang hati menyambut suapan yedam lalu tersenyum. Mengusak pelan rambut anaknya.

"Ini baru yedam anak yang baik."

"Aa~ apa kau tau jika jisoo eonnie akan mempunyai anak kedua."

"Mwo!?" Rose segera menatap jennie yang juga menatapnya karena ia memang ingin memulai berbicara pada hubby-nya.

"Jinjja?" Tanya rose Tak percaya tapi dengan cepat jennie mengangguk.

"So, Arin has a brother?" Tanya yedam mendongak menatap jennie dan jennie mengangguk.

Arin adalah anak jisoo dan Lisa. Mereka menikah setelah 1 bulan rose dan jennie bersama dan memiliki Arin yang sekarang berusia 4 tahun.

"Nini?"

"Hm?"

"Can I have a younger brother too?"

Jennie berserta rose sama sama terdiam dengan keterkejutan atas permintaan yedam yang tiba tiba.

"Aku kesepian, aku ingin memiliki teman." Ucap yedam menggunakan bahasa Korea walaupun masih ada yang salah tapi dapat di mengerti jennie dan rose.

"You want?"

Jennie melirik rose yang tersenyum dengan kedua alis yang terangkat angkat padanya.

Yedam yang di tanyapun dengan cepat bocah itu mengangguk.

"We will see later." Tukas rose mengusak pelan rambut yedam dan tersenyum tawa.

Jennie menghela nafas samar dan menggeleng gelengkan kepalanya pelan,

"Yeah, tonight is going to be very long."

~~~

"Heejin-ah tolong jaga, yedam. Baik baik eoh? Besok pagi aku akan menjemputnya."

Heejin hanya mengangguk dengan wajah kesalnya pada rose yang menyengir.

Tiba tiba saja orang tua dari yedam itu menelpon heejin yang sedang berduaan dengan kekasihnya. Memintanya untuk datang ke apartemen yang lantas membuat heejin kesal karena waktunya terganggu.

"Tolong ingat, kalian bukan berada di sebuah rumah tapi apartemen." Celetuk heejin dan rose langsung menatap jennie yang sedang berbicara pada kekasih heejin.

Rose mendekat pada heejin lalu berbisik, "Yedam wants to have friends." Bisiknya lalu di akhiri kekehan Pelan.

"What are you two talking about?"

Rose dan heejin serentak menunduk menatap yedam yang melihat mereka berdua dengan tatapan polosnya.

So cute~

Rose berjongkok di hadapan yedam dan mengusak pelan rambut yedam,
"Baik baik bersama, jinjin hm?" Ucap rose dengan pelan pelan agar yedam mengerti.

Yedam mengangguk dan memeluk rose sebentar lalu melepaskannya.

"Bye, rosie, Nini."

Rose dan jennie melambai pelan pada yedam yang di bawa oleh heejin dan kekasihnya menginap di rumah heejin.

"So you want to grant a request, yedam?"

Jennie melirik rose yang tersenyum miring padanya.

"Kau tau? Permintaan yedam sangat sulit untuk dito-"

Sret~

Chu~

Rose tersentak saat jennie menarik kerah bajunya dengan kasar lalu mencium bibirnya dengan cepat.membawanya masuk ke dalam apartemen dengan terburu buru.

Kaki jenjangnya rose menutup pintu apartemennya agar tidak ceroboh ada orang yang akan masuk nantinya. Dan tidak akan ada yang mengganggu malam yang panjang antara mereka.

~~~~




Yeah I know this late. I'm sorry guys.

Kelupaan huhu maapin aku maapin. Aku juga lagi sibuk nifas hiks hiks😭😭

Hiyuk! Jangan lupa mampir

♥️♥️❤️💜🧡💚🖤




Love In Melbourne✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang