Happy reading, maaf typo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Aaa~ wae!!!!"
Jiso dan heejin langsung menutup kedua telinga mereka mendengar teriak rengekan dari seorang kim jennie
Setelah habis pertengkaran tadi, jiso mengajak jennie berbicara masalah lusa ia mereka harus pulang ke korea
Dan itu sontak membuat jennie terkejut
Dia baru saja memulai tapi kenapa harus ada sebuah penghalang untuk ia mulai berkerja membuka hati rose
"Eonnie, jangan berteriak tetangga kita akan mendengarnya nanti"tegur heejin tapi hanya di balas tatapan tajam oleh jennie
Seketika nyali gadis bermarga jeon itu menciut, ia tersenyum kaku sambil mengusap tengkuknya
"Bagaimanapun butik tanggung jawabmu, perusahaan tanggung jawabku. Setiap ada urusan mendadak kita harus siap untuk menggantikan ibu dan ayah, jennie" ujar jiso membuat duduk jennie langsung lesu
"Aku bahkan baru ingin berjuang"lirih jennie lalu menangkup wajahnya dengan kedua tangannya
"Eonnie jangan bilang kau ingin menangis?" Tanya heejin berpindah duduk di depan jennie
"A-aniya" omongan jennie tak sesuai dengan kenyataannya
Suara gadis itu bahkan bergetar dan parau menjawab pertanyaan heejin
jiso yang melihat jennie mulai menangis tertawa lalu ia bergerak memeluk jennie
"Kau bilang kau baru ingin berjuangkan? Ya teruskan saja" ucap jiso membuat jennie menoleh
Jiso kembali terkekeh melihat wajah jennie yang telah basah akan air mata
Dasar jennie kenapa cengeng begini
"Kau tidak perlu takut dengan jarak, jennie" Jiso tersenyum lembut pada jennie dan mengusap air mata adiknya itu
"Jarak memanglah ada dan karena jaraklah yang mempertemukan kalian berdua"sambung jiso
"Bayangkan saja, jika kemarin kau lebih memilih berlibur di paris. Kau tidak akan bertemu rose kan?"
Jennie mengangguk. Mengingat sebelum mereka ke melbourne, jiso dengan dirinya berdebat karena berbeda pendapat
Jennie yang menginginkan berlibur ke paris dan jiso yang menginginkan berlibur ke melbourne
Dan pada akhirnya, jennie harus terpaksa menerima sebuah tiket menuju melbourne bersama jiso si tukang tipu!
Jennie kira jiso membeli tiket ke paris tapi kakaknya itu ternyata membeli tiket ke melbourne
Jennie tak melihat tiketnya karena ia terlampau senang karena berhasil ke paris
Tapi kesenangannya berakhir saat sampai di bandara melbourne bukan bandara paris
"Gumawo, eonnie" jennie membalas memeluk jiso
Lebih memilih melupakan kejadian kemarin dan berterima kasih dengan jiso
Berkat jiso yang memaksanya ke kota ini
jennie bertemu dengan rose. Orang yang mendapatkan hatinya. Orang yang melempar senyum manis padanya
~~~
Drt!!! Drtt!!!
Rose berdecak kesal ketika ponselnya berbunyi
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Melbourne✔
FanficGXG • CHAENNIE #COMPLETED# 📍 Biyuyaa__ presents : Love In Melbourne • Bermula di negara Melbourne, Australia. jennie sedang liburan bersama jisoo ke negara itu, tanpa sengaja jennie bertemu seorang gadis dengan sepeda gunung berwarna putih yang ter...
