Pertunjukkan Sulap

2.5K 374 52
                                        

My Killer Ketos selesai juga :")
Boleh ga aku minta tolong bantu votenya hehehe di akun
👇👇👇
meliyanajiaa

Doain bisa double up segera mungkin🙃

Makasii banget❤

Ada yang kangen Devano?

***

Ganendra masih dalam misinya membuat dirinya seolah ternistakan oleh Aurora. Dan hari ini sudah hari terakhir ia menjalankan drama yang ia buat. Karena lusa sudah hari Minggu.

"Ra kantin yuk," ujar Ganendra. Aurora yang duduk di bangku hanya mendongak menatap datar.

"Males," jawab Aurora. 

"Ra, lo gitu banget sih sama gue? Giliran Arsen ngajak mau, tiba gue ngajak lo males. Salah apa sih gue?" Arsen yang mendengar namanya di sebut hanya mendongak. Aurora mengerjap menatap Ganendra bingung. Kenapa lelaki ini?

Ganendra mendengus sebelum akhirnya keluar kelas. Aurora mengernyit melihatnya. Apa ia kelewatan? Tapi Ganendra menyebalkan.

"Ra." Aurora menoleh pada Arsen.

"Napa Ganen?" Aurora menggeleng tidak tahu.

Ganendra melangkah santai menuju kantin seorang diri. Mendadak Ivana menyapa di sebelahnya.

"Hai Ganen," sapa Ivana.

"Hai," jawab Ganendra sembari tersenyum.

"Mau ke kantin ya? Bareng ya" ujar Ivana.

***
Aurora memutuskan ke kantin menyusul Ganendra. Ia rasa ia harus minta maaf karena sudah membuat Ganendra kesal. Sesampainya di kantin, ia mengendarkan pandangan mencari keberadaan Ganendra. Tak lama ia menemukan lalu melangkah ke menghampiri.

Ganendra terkejut melihat Aurora berdiri di sisi meja. Ia berusaha untuk tidak tersenyum. Berpura pura melirik malas pada Aurora. Ivana hanya mendengus, ganggu saja.

"Lo marah?" tanya Aurora.

"Ntah," jawab Ganendra acuh.

Aurora berdeham pelan. "Ya udah."

Ganendra melotot saat Aurora membalikkan badannya hendak pergi. Reflek ia memanggil.

"Ra, gue beneran kesel!" Aurora menghentikan langkahnya. Ivana hanya menatap bingung.

Aurora kembali menghampiri Ganendra. "Lo mau apa?" tanya Aurora bermaksud akan menerima jika Ganendra meminta sesuatu. Ia hanya berusaha menyenangkan Ganendra.

Ganendra tersenyum sumigrah. Ia merongoh saku seragamnya lalu memberikan sesuatu pada Aurora.

"Sebagai permintaan maaf lo, temenin gue nonton pertunjukkan sulap." Ivana menganga mendengarnya.

Aurora mengerjap sebelum mengambil tiket tersebut. "Lo tolak, gue ngambek!" celetuk Ganendra.

Aurora memandang kesal pada Ganendra. Ia menyadari Ganendra yang selama ini memang sengaja melakukan hal yang membuat dirinya kesal terhadap Aurora lalu memintanya menemaninya. Aurora menyesal.

"Buat Rora doang?" Ganendra beralih pada Ivana.

"Arsen udah beliin lo kok." Aurora berujar.

Ivana hanya menghela nafas dengan wajah kesalnya. Ia cemburu.

Flat Daddy (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang