Aku ingkar janji buat double up
Maaf banget yaaaa 😭
***
Ges gue hamil
(Namakamu)DC
Gue hamillll😭😭😭
Kak Iqbaal brengsek
08.32
SalshaAdr
Hah? Lo hamil?
08.33
DindaH
Kak Iqbaal yang hamilin kan? Kok lo nangis sih?
08.33
(Namakamu)DC
Lo berdua gak ngerti perasaan gue!!
08.33
DindaH
Biasa, bumil sensi.
08.33
SalshaAdr
Kenapa sih (Nam)? Lo prank?
Kalau lo hamil harusnya seneng! Gue ikut seneng!
08.33
(Namakamu)DC
Gue masih pantes hamil? Gue kan udah kepala empat!
08.34
DindaH
Yeh goblok!
Kalau lo ga pantes hamil lagi, berarti udah menopause.
08.35
(Namakamu)DC
Mana di tinggal kak Iqbaal lagi, emang brengsek!
08.36
SalshaAdr
Lo di rumah kan? Mau gue temenin gak?
08.36
DindaH
Yahh bentar lagi gue berangkat ke toko es krim, ga bisa nemenin huhu
08.36
(Namakamu)DC
Makasii ya, kalian baik banget:)
08.36
(Namakamu) meletakkan ponsel di sisi badannya. Ia masih belum mandi, moodnya hilang. Iqbaal malah berangkat ke kantor, padahal saat dulu hamil Aurora, Iqbaal rela tidak pergi demi dirinya. Aurora sudah berangkat sekolah sekarang.
(Namakamu) hanya di temani kesunyian, hampir lupa, sekarang ada janin di rahimnya.
(Namakamu) mengelus perutnya. Hatinya menghangat. "Bunda gak maksud gak seneng kalau kamu hadir di hidup bunda kok, maafin bunda ya. "
(Namakamu) belum memberitahu ini pada Aurora. Tidak tau ia akan senang atau tidak?
(Namakamu) menghela nafasnya. Ia beranjak ke kamar mandi. Salsha berbaik hati menemaninya hari ini.
***
(Namakamu) bergelayut di dada Salsha. Layaknya anak kecil yang tengah memeluk bundanya.
"Lo harus seneng dong (Nam)." Salsha mengelus punggung (Namakamu).
"Kalau lo hamil di umur segini, gimana?" (Namakamu) melepas pelukannya.
"Gue sih bakal seneng."
(Namakamu) memberengut. "Iya gue seneng."
Salsha terkekeh. "Seneng kok wajahnya gitu?"
(Namakamu) tersenyum perlahan.
"Kira kira cowok atau cewek ya?" (Namakamu) menatap perutnya.
Salsha tampak berpikir. "Gue gak bisa bayangin ya kalau anak lo nanti mirip kak Iqbaal terus datar kaya Aurora." Ia bergidik.
(Namakamu) memukul lengan Salsha. "Jangan dong! Serem!"
Tak lama keduanya tertawa.
***
Iqbaal menjemput Aurora di depan gerbang. Satu persatu siswa Iqbaal perhatikan, mencari wajah Aurora. Beberapa menit Aurora menghampiri Iqbaal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Flat Daddy (Completed)
FanficSEQUEL KETUA OSIS KILLER BACA DULU, NANTI BINGUNG Apa jadinya punya suami berwajar datar? Senyum saja sulit rasanya.
