41. Tak bisa bersama
Buat kalian yang mau baca cerita ini, aku saranin bacanya sambil dengerin lagu Prilly latuconsina ft Vidi Aldiano - Tak bisa bersama. Karena mungkin part ini akan terasa dengan sepercik lagu tersebut.
"PRINCESS mengapa tidak dihabiskan?"
Prilly mendongak pada pelayan kerajaan, nafsu makannya seketika menurun saat mengingat kenangannya bersama Ali. Bahkan cumi-cumi kesukaannya hanya ia makan 1 ekor, benar-benar rindu ini perlahan menyiksanya.
"Kalian makan aja! Aku muak!!"
Prilly pergi menuju atas tanpa mempedulikan panggilan dari pelayan-pelayannya. Prilly hanya ingin menenangkan pikirannya sejenak, walau semua itu sia-sia saja.
"Huftt, apa kabar dengannya sekarang? Apa Bunda Ratu benar-benar menghapus ingatannya selamanya? Kenapa dia sangat kejam," gumam Prilly saat muncul kepermukaan.
"Dia bukan kejam, tetapi sangat menyayanyi Princess," celetuk Cuki didalam air. Prilly mendelik melihat kedatangan Cuki yang tiba-tiba.
"Heh! Kau mau tertangkap burung ya? Kenapa mengikutiku?" sentak Prilly.
"Sesekali bolehlah melihat luasnya langit berwarna biru," balas Cuki.
Prilly tak mempedulikan keberadaan Cuki, Prilly hanya ingin menghirup udara dan mengingat kebersamaannya bersama Ali.
Walau, kemungkinan besar. Tak bisa bersama, dunianya terlalu berbeda dengan Ali. Bahkan Ratu Viola sendiri mulai mengekangnya untuk menampakkan diri ke daratan.
Semua ini tentu sangatlah menyiksa dirinya. Kerinduan selama setahun belum terbayar, bahkan ia hanya bisa melihat dari kejauhan. Iya! Hanya kejauhan.
"Apakah pengaruh Manusia itu sangatlah besar untukmu? Princess," tanya Cuki membuat Prilly terdiam.
Prilly mencelupkan diri ke dalam lautan, pikirannya kembali berkelana. Prilly berenang tak tentu arah, tentunya dengan pikiran yang hanya tertuju pada Ali.
Apakah pria itu merindukannya?
Ahh! Tentu saja tak mungkin, mengenali dirinya saja tidak. Bagaimana bisa Ali merindukannya.
"Bahkan mengenal saja tidak, bagaimana bisa dia merindukan Mermaid mungil ini," gumam Prilly.
Hatinya terlanjur retak oleh sesuatu kenyataan dan takdir, kenyataan jika dirinya berbeda dengan Ali. Takdir yang membawanya harus mencintai seorang Manusia. Lalu, sekarang ia harus apa? Kenyataannya ia tak bisa berbuat apa-apa, selain takdir yang akan menentukan semuanya.
Iya, semuanya. Bersama atau tidaknya, Prilly akan menunggu waktu yang tepat.
"Kenapa selalu sesakit ini?!!"
Rindu ini perlahan mulai menyiksanya secara perlahan. Ia rindu semuanya dari Ali, bagaimana laki-laki itu menatapnya dengan penuh cinta, bersikap romantis padanya, dan selalu melindunginya.
Sekarang?
Mungkin semuanya hanyalah angan-angannya, Ratu Viola bahkan tidak mengizinkannya untuk menginjakkan kakinya di daratan. Mengurangi semua pergerakannya, bahkan Ratu Viola menyuruh para pengawal untuk mengintainya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mermaid [END]
FantasyMungkin zaman sekarang memang tak ada yang percaya dengan makhluk bernama Duyung atau lebih dikenal dengan MERMAID. Namun, tanpa disangka - sangka. diperdalaman laut yang beratus - ratus kilo, terdapat dunia Mermaid. Bahkan manusia pun tak ada yang...
![Mermaid [END]](https://img.wattpad.com/cover/209729287-64-k426793.jpg)