52

153K 12.7K 619
                                        

Holla👀

Apa kabar fans Om Darsa Family? 😚

Happy reading ❤️

oOo

Wulan kini hanya bisa mengelus dada, melihat Sena yang tidak hentinya menciumi wajah sang adik bayi.

Dua hari pasca pulang dari Bidan Desa, bayi yang memiliki berat badan 3,5 kg itu tidak pernah rewel, menangis hanya sewajarnya saja. Bahkan dia hanya menggeliat saat diganggu oleh Mas-masnya. Hal itu membuat Wulan dan Darsa ekstra hati-hati saat Sena mendekati adik bayinya.

Shinta Galuh Widaninggar

Ciri khas dari Darsa, selalu menyertakan nama-nama pewayangan pada anak-anaknya. Wulan pun tidak masalah dalam hal tersebut, dia percaya Darsa memilih nama untuk anak-anak pasti juga tidak asal-asalan, selama masih enak didengar dan dipanggil pun Wulan setuju dengan sang suami.

Wulan baru menyelesaikan makan siangnya setelah tadi dia menemui Endah -Ibu Anjani dan Rama- yang menjenguknya, hubungan mereka bisa dibilang lebih membaik semenjak persoalan kesalahan pahaman dulu. Wulan juga sudah tidak canggung lagi saat mengobrol dengan mantan istri Darsa.

"Udah Yah, kenyang." Ujar Wulan menahan tangan Darsa saat memberikan suapan padanya

"Tinggal sedikit Mah."

"Dari tadi Ayah gitu terus, Mamah udah makan banyak ini, Ayah aja ngambilnya kebanyakan." Keluh Wulan karena memang perutnya sudah kenyang, suaminya ini bukan main-main saat mengambil porsi makan untuknya

"Kan Mamah menyusui, jadi harus makan yang banyak biar ASI-nya melimpah."

"Iya, tapi nggak harus dipaksa juga, beneran perut Mamah udah begah ini." Wulan memegang perutnya yang masih dibalut korset dan stagen pasca melahirkan

"Ya sudah, minum pilnya biar ASI-nya keluar lebih banyak, kasihan adik kalau sampai kehausan." Perintah Darsa memberikan sebutir pil untuk istrinya

"Iya-iya Ayah." Jawab Wulan, suaminya ini memang sangat perhatian dengan anak-anaknya bahkan Darsa juga tidak pernah kembali ke proyek setelah makan siang, dia memilih menemani Wulan menjaga anak-anak karena di saat siang hari Wulan hanya dibantu oleh Dania setelah Mbak Yani pulang, sedangkan untuk malam hari mereka akan ditemani Mbah Wati yang menginap di rumah mereka

Setelah menyelesaikan urusan perut Wulan menghampiri bayi perempuannya yang berada digendongan Dania menemani Sena dan Rama yang sudah pulang sekolah.

"Bangun Bu?"

"Nggak Mah, ya cuma ngulet - ngulet aja dari tadi."

"Kok bobok terus toh, Ta?" Wulan mencolek pipi putrinya membuat Shinta menggeliat dan sedikit membuka mata lalu terpejam kembali

"Ya kayak Mamah kalau udah tidur mana kerasa kalau digangguin, kayak putri tidur aja." Sahut Darsa yang sudah bergabung dengan kedua putranya

Wulan hanya mengerucutkan bibirnya dan tidak membantah sang suami, karena yang dikatakan Darsa memang benar adanya. Tiba-tiba juga dia teringat saat awal menikah dengan Darsa, bisa-bisanya dia tidak menyadari kalau setiap malam selalu digrayangi oleh suami mesumnya

Istri Mas DarsaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang