BAB 31 - MERINDUKAN SESEORANG

32.6K 3.2K 650
                                        

Sudah memasuki kawasan D'Handzels⚠️ vote dulu yuk sebelum bacaa!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sudah memasuki kawasan D'Handzels⚠️ vote dulu yuk sebelum bacaa!

Kalau ada typo atau penulisan kata tandain aja ya peps!💅🏻

Semoga suka sama part ini!💜

- Happy Reading -

- Happy Reading -

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

31. Merindukan Seseorang. 

HANNA melihat anaknya yang sedari tadi merenung memerhatikan kaca mobilnya, sudah lewat dua puluh menit tetapi Jasmin masih memperhatikan posisinya melihat lalu lalang yang ada di jalanan. Hanna merasa ada yang berbeda dengan anaknya hari ini. Sewaktu pulang sekolah Hanna sengaja menjemput anaknya itu untuk pergi ke bandara menjemput Lion--Abang Jasmin. Raut wajah Jasmin yang biasa berbinar dan antusias ketika mendengar Lion akan pulang sekarang berbanding terbalik, entah apa yang dipikirkan Jasmin saat ini.

Jasmin sendiri tidak tahu harus mengekspresikan wajahnya yang sekarang seperti apa. Mood-nya turun, gadis itu kalau sudah berganti mood pasti enggan berbicara bawaannya ingin diam tidak mau diganggu menunggu mood-nya kembali lagi. Jasmin sekarang menautkan jarinya sambil meremasnya pelan, di hatinya saat ini antara sesak, sakit, marah, menjadi satu. Ingin rasanya melampiaskannya kepada Boneka Teady Bear yang ada dirumahnya, ingin sekali memukul Teady Bear dirumahnya hingga puas.

"Sayang ..."

Jasmin tersentak kaget dan melihat perempuan yang sudah melahirkannya itu. Hanna tersenyum lembut, cantik sekali. Kerutan di wajahnya tidak terlalu kelihatan, sehingga banyak yang masih mengangumi kecantikan Mommy-nya itu.

Jasmin tersadar mobil yang dikendarainya sudah berada di bandara. Mommy masih mengusap tangannya dan sesekali menyingkirkan anak rambut yang berada di pipinya.

"Anak Mommy kenapa hari ini? Want to tell something honey?" tanya Hanna.

Jasmin terdiam sebentar dan menggelengkan kepalanya pelan. "No, Mom."

SAMUDERA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang