[ BEBERAPA CHAPTER DI PRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ]
- Kembalinya pertemuan menyebabkan luka -
Ini tentang Shaquille Samudera Manggala. Ketua Geng motor D'Handzels. Ia mempunyai sahabat yang bernama Caramel Aqiella Jasmine.
Berawal dari ke...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti biasa ya aku ingetin lagi sebelum baca vote dulu huhu aku suka sedih banyak yang sider gitu🥺 komen juga boleh yang banyak.
Kalau ada typo langsung tandain aja ya👾
Semoga kalian suka sama part ini💜
- Happy Reading -
9. Secret.
Jasmin samar-samar mendengar suara perempuan dari dalam ruangan Samudera, keningnya mengkerut, apa ada teman Samudera di dalam sana? Jasmin mengigit bibirnya bingung antara mau masuk atau tidak. Tapi ada titipan dari Mommy nya yang harus Jasmin berikan kepada Samudera. Akhirnya, Jasmin memutar gagang pintu itu dan matanya tertuju kepada seorang perempuan cantik yang masih memakai seragam sekolahnya.
Flora.
"Hai, Jasmin," sapa Flora riang.
Samudera yang sedang memainkan handphonennya terhenti ketika Flora menyebut nama Jasmin. Dan, benar saja Jasmin baru saja datang dengan membawa kotak makanan ditangannya. Mengapa Jasmin kesini? Bukannya tadi malam Samudera sudah katakan kepada Bisma agar Jasmin jangan kesini terlebih dahulu, Samudera hanya takut Jasmin bertanya tentang luka baru yang ada di wajahnya saat ini.
"Eh‐-hai Kak Flo," jawab Jasmin canggung.
Jasmin bingung sekarang harus melakukan apa? Bisa Jasmin lihat tatapan Samudera kaget melihat ke arahnya. Apa ini yang dimaksud Bisma? Ingin membiarkan Flora dan Samudera bersama, dan tidak ada yang boleh mengganggunya.
"Je," panggil Samudera. Tatapannya menyuruh Jasmin mendekati cowok itu.
Hati Jasmin berdegub kencang, apa Samudera akan memarahi dirinya telah mengganggu mereka berdua.
"Lo bawa apa?" tangan cowok itu mengambil kotak makanan bewarna pastel itu. Segera cowok itu membukanya dan menemukan sup krim jagung. Makanan kesukaannya. Mommy Jasmin memang paling top membuat makanan kesukaan cowok itu.
Jasmin menghela napas ringan. Mana mungkin Samudera akan memarahinya. Pikiran Jasmin terlalu panik kepada Flora.
"Lo baru makan tadi Sam," ucap Flora.
"Ya terus? Gue laper lagi." jawab Samudera
"Je, suapin gue dong, tangan gue masih lemes nih," pinta Samudera.
Jasmin melirik ke arah Flora. Cewek itu masih bersedekap dada memperhatikan Samudera. Jasmin hanya takut Flora tidak suka bila Jasmin menyuapi Samudera.